Matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk menjunjung prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan transparansi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN menyatakan siap menindaklanjuti setiap aspirasi dan kritik masyarakat, termasuk laporan terkait dugaan penyimpangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, saat menemui langsung massa aksi dari Jaringan Muda Indonesia (JMI) di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
"Kami menerima aspirasi ini dengan terbuka. Apa yang menjadi masukan dan perhatian masyarakat tentu akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Sony dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).
Sony menegaskan bahwa BGN tidak anti-kritik. Sebaliknya, lembaga ini memandang kritik sebagai bagian penting dari penguatan tata kelola institusi dalam sistem demokrasi.
"Kami tidak alergi terhadap kritik. Justru ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan," katanya.
Terkait tuntutan massa aksi mengenai dugaan penyimpangan pengadaan barang di lingkungan BGN, Sony memastikan laporan tersebut akan diteruskan ke unit terkait, termasuk Inspektorat Utama BGN, untuk diinvestigasi sesuai ketentuan.
Ia menambahkan, seluruh proses pengelolaan anggaran dan pengadaan barang/jasa di BGN dilaksanakan berdasarkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Sistem pengawasan internal berlapis juga diterapkan guna mengawal program strategis ini.
"Sebagai institusi yang mengemban amanah besar dalam Program MBG, BGN berkomitmen menjaga integritas dan memastikan program ini memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," tutur Sony.
Di akhir penjelasannya, BGN mengapresiasi jalannya aksi unjuk rasa yang berlangsung tertib dan kondusif. Sony memastikan BGN siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) jika dalam proses pengawasan internal ditemukan indikasi pelanggaran hukum yang kuat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Mensesneg Targetkan Perbaikan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Rampung Sebulan
-
Harga Pertamax Naik: Ekonom Desak Bansos Tunai Digital demi Jaga Daya Beli
-
Mentan Amran Usul Konsumsi Telur Makan Bergizi Gratis Naik 3 Kali Seminggu
-
Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Kejar Pertumbuhan Ekonomi hingga 6,5 Persen di 2027
-
Tim Kepresidenan Rilis Buku 'Presiden Solusi', Dokumentasikan 108 Kebijakan Prabowo Subianto
Terpopuler
-
Alasan Berobat Intensif, Majelis Hakim PN Jakbar Kabulkan Permohonan Penahanan Terdakwa RM
-
Hubungan AS Iran Memanas, Teheran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan Donald Trump
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Mensesneg Targetkan Perbaikan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Rampung Sebulan
-
DPR Sahkan RUU Polri, Menteri Hukum Sebut Regulasi Baru Dukung Adaptasi Teknologi
Terkini
-
Hubungan AS Iran Memanas, Teheran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan Donald Trump
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Mensesneg Targetkan Perbaikan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Rampung Sebulan
-
DPR Sahkan RUU Polri, Menteri Hukum Sebut Regulasi Baru Dukung Adaptasi Teknologi
-
Harga Pertamax Naik: Ekonom Desak Bansos Tunai Digital demi Jaga Daya Beli