Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi terkini pertahanan keamanan serta dinamika geopolitik global yang kian dinamis.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, Dudung melaporkan berbagai perkembangan krusial di sektor pertahanan.
"Presiden Prabowo menerima laporan terkait dinamika geopolitik serta perkembangan di bidang pertahanan dan keamanan," ujar Teddy dalam keterangan resminya, Rabu (22/4/2026).
Selain menerima laporan, Presiden Prabowo memberikan arahan strategis mengenai langkah-langkah penguatan sistem pertahanan nasional. Arahan ini bertujuan untuk memastikan keamanan bangsa tetap terjaga di tengah tantangan internasional yang terus berkembang.
"Presiden memberikan arahan strategis untuk langkah geostrategi ke depan," lanjut Teddy.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah bersikap adaptif dalam menghadapi ketidakpastian global. Komitmen Prabowo ditekankan pada stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi utama pembangunan.
Sebelumnya, saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menyatakan kesiapannya untuk memberikan masukan komprehensif, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.
"Saya sebagai penasihat Presiden, tentunya memberikan saran dan masukan jika diminta oleh beliau. Fokusnya mencakup isu nasional dan internasional," kata Dudung. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
-
DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban, Atur Dana Abadi Hingga Independensi LPSK
-
Stok Beras Bulog 2026: Cadangan Nasional 4,8 Juta Ton Aman, Masyarakat Boleh Cek Gudang
-
Kumpulkan Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Prabowo: Kita Semua di Tenda Ini Adalah Patriot!
-
Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026
Terpopuler
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
KPK Ungkap Alasan Pemanggilan Staf PBNU dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
391 Jamaah Haji Kloter Pertama Resmi Diberangkatkan via Bandara Soetta
-
Menkeu Sebut Aturan Baru Tak Ubah Total Pajak Kendaraan Listrik, Hanya Geser Skema
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Pemanggilan Staf PBNU dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
391 Jamaah Haji Kloter Pertama Resmi Diberangkatkan via Bandara Soetta
-
Menkeu Sebut Aturan Baru Tak Ubah Total Pajak Kendaraan Listrik, Hanya Geser Skema
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
-
Kemenag Tegaskan Isu Pemerintah Kelola Kas Masjid Adalah Hoaks