Matamata.com - Diaspora Indonesia di Filipina memberikan apresiasi tinggi terhadap perhatian Presiden Prabowo Subianto bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Hal ini terungkap saat para diaspora menyambut kedatangan Presiden di Cebu, Filipina, Kamis (7/5), dalam rangka menghadiri KTT Ke-48 ASEAN.
Sejumlah WNI yang menetap di Filipina menilai Prabowo sebagai sosok pemimpin yang hangat dan bersahaja. Sikap tersebut terlihat dari kesediaan Presiden meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung di sela agenda kenegaraannya yang padat.
Dini, seorang diaspora yang sudah sembilan tahun bermukim di Filipina, mengaku terkesan dengan momen pertemuan tersebut. Menurutnya, Prabowo tidak ragu untuk berhenti dan berbincang sejenak dengan warga yang menyambutnya.
"Beliau sangat ramah, bisa bercengkerama dan sempat menanyakan beberapa hal saat tiba. Ini kesempatan sekali seumur hidup bagi saya bisa mewakili negara menyambut Presiden," ujar Dini dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5).
Senada dengan Dini, Ronald, seorang dokter Indonesia di Filipina, menyatakan kegembiraannya bisa bertatap muka langsung. Ia berharap kepemimpinan Prabowo dapat memperkuat soliditas kawasan sesuai tema KTT ASEAN tahun ini, Navigating Our Future, Together.
"Saya harap Bapak Prabowo bisa membawa Indonesia dan kawasan ASEAN lebih solid lagi ke depannya," kata Ronald.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh Romo Agus Sudaryanto, pastor di Santo Vincent Cebu. Pria asal Madiun yang sudah 15 tahun tinggal di Filipina ini mengaku terharu saat Presiden menanyakan latar belakang dan kehidupannya di perantauan.
“Selama ini hanya lihat dari video, tapi sekarang bisa on the spot. Tadi ditanya asal dari mana, sudah berapa lama di sini, dan apakah sudah bisa bahasa lokal. Saya bangga, Presiden kita ini mendunia, bahkan sangat dikenal oleh masyarakat Filipina,” ungkap Romo Agus.
Ia menambahkan bahwa sosok Prabowo memudahkan para diaspora memperkenalkan citra positif Indonesia kepada warga lokal. Kehadiran Presiden di Cebu dianggap sebagai suntikan semangat bagi para WNI yang tengah berjuang di negeri orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Dilepas Wapres Gibran
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
Presiden Prabowo dan KSP Akan Hadiri Puncak Hari Buruh 2026 di Monas
-
Presiden Prabowo Berikan Taklimat Kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Menhub: Ini Pelajaran Penting untuk Evaluasi Menyeluruh
Terpopuler
-
Pertamina Setop Distribusi Biosolar di SPBU Nakal Denpasar Selama 30 Hari
-
Diaspora di Filipina Puji Perhatian Presiden Prabowo: Sosok Ramah dan Mendunia
-
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK
-
Kekuatan Doa Katolik, jadi Tantangan Callista Arum di Film 'Tumbal Proyek'
-
DPR Dukung Usulan Bawaslu Blacklist Pelaku Politik Uang di Pemilu Mendatang
Terkini
-
Pertamina Setop Distribusi Biosolar di SPBU Nakal Denpasar Selama 30 Hari
-
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK
-
DPR Dukung Usulan Bawaslu Blacklist Pelaku Politik Uang di Pemilu Mendatang
-
Menteri PKP Sebut KPR 40 Tahun Bakal Tekan Cicilan Rumah hingga Rp800 Ribu
-
Jadwal Haji 2026: Jamaah Embarkasi Padang Gelombang II Langsung Menuju Jeddah