Matamata.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan calon petugas haji pusat dan daerah akan mendapatkan porsi pelatihan yang sama selama satu bulan penuh. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menyambut penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau tahun 2027 masehi.
“Kami mencatat evaluasi ini dan insyaallah tahun 2027, keduanya akan kita lakukan persiapan yang sama, sama-sama satu bulan,” ujar Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/6/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Menhaj Irfan merespons adanya laporan perbedaan kualitas layanan di Tanah Suci antara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pusat dengan petugas haji daerah.
Selama ini, terdapat ketimpangan masa pembekalan. Petugas pusat mendapatkan pelatihan intensif selama hampir satu bulan, sedangkan petugas haji daerah hanya mengikuti pembekalan singkat sekitar satu minggu hingga 10 hari.
“Memang ada perbedaan (kualitas pelayanan) karena persiapannya berbeda. PPIH kita siapkan satu bulan, sementara petugas haji daerah dipersiapkan sekitar seminggu atau 10 hari,” jelasnya.
Menhaj Irfan menilai penyamaan durasi pelatihan ini sangat krusial untuk mendongkrak kualitas layanan kepada jemaah. Hal ini sekaligus memastikan seluruh petugas memiliki standar kesiapan yang setara saat mengemban tugas di lapangan.
Di sisi lain, Kemenhaj saat ini juga tengah mengevaluasi total kinerja seluruh petugas yang mengawal musim haji tahun ini. Evaluasi dilakukan berbasis laporan performa yang dikumpulkan secara berkala.
“Sampai hari ini kami sudah mendapatkan rapor dari semua petugas haji. Kami sudah meminta tim untuk memberikan penilaian masing-masing,” kata Irfan.
Ia menambahkan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Kemenhaj untuk menyaring dan memberikan apresiasi kepada personel yang menunjukkan dedikasi serta kinerja terbaik.
“Yang terbaik nantinya akan kami berikan penghargaan,” pungkas Menhaj Irfan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Wamenag Optimistis Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Dongkrak Kualitas Layanan
-
Polri Bentuk Satgas Haji 2026: Antisipasi Penipuan dan Visa Ilegal Jemaah
-
Kemenhaj: Arab Saudi Tak Terbitkan Visa Furoda Tahun Ini, Waspada Tawaran Haji Ilegal
-
Transisi Kelembagaan Kemenhaj Capai 90 Persen, Layanan Haji Dipastikan Tanpa Jeda
-
Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siapkan 15 Armada untuk 102 Ribu Jemaah
Terpopuler
-
Kemenhaj Samakan Durasi Pelatihan Petugas Haji Pusat dan Daerah Jadi Sebulan Penuh
-
Menpora Erick Thohir: Nobar Piala Dunia 2026 Gerakkan Ekonomi dan UMKM
-
Wamentan Sudaryono Tegaskan Bantuan Pertanian Gratis, Minta Petani Laporkan Pungli
-
Menkeu Purbaya: Imunitas Patriot Bond Hanya Berlaku untuk Dana yang Diinvestasikan
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
Terkini
-
Menpora Erick Thohir: Nobar Piala Dunia 2026 Gerakkan Ekonomi dan UMKM
-
Wamentan Sudaryono Tegaskan Bantuan Pertanian Gratis, Minta Petani Laporkan Pungli
-
Menkeu Purbaya: Imunitas Patriot Bond Hanya Berlaku untuk Dana yang Diinvestasikan
-
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Targetkan Biaya Logistik Turun
-
Presiden Prabowo Kunker ke Jatim: Resmikan Infrastruktur IJD hingga Tutup Munas NU