Matamata.com - Ajakan Al Ghazali, anak sulung musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani bergabung menjadi anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno ikut dikomentari Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres – Cawapres nomor urut 1 Joko Widodo - Jokowi – Maruf Amin.
Menurutnya, ajakan ke seseorang untuk bergabung ke timses capres harus dengan pertimbangan. Salah satunya yakni orang yang diajak memahami politik. Sosok milenial, kata dia, harus mendapatkan pendidikan politik sejak dini.
“Ya tidak berarti bahwa seseorang yang dari kalangan muda milenial itu tidak diberi pendidikan politik, tabu terhadap politik,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Al Ghazali dilobi oleh pihak BPN calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menjadi anggota timses.
Ajakan tersebut tak lama setelah Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun bui terkait kasus ujaran kebencian oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat ini, Ahmad Dhani telah ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.
Ajakan Al Ghazali masuk sebagai anggota BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno seperti disampaikan oleh Wakil Ketua BPN Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Eddy Soeparno. Menurutnya, ajakan BPN itu ditanggapi positif oleh Al.
Menurut Eddy Soeparno, Al Ghazali menanggapi positif ajakan tersebut.
Dikatakan Eddy, Al Ghazali menjadi salah satu artis muda yang banyak digemari generasi milenial. Saat diajak bergabung ke dalam timses Prabowo – Sandiaga, Al memberikan sinyal yang baik.
Baca Juga
“Responnya saya pikir sebagai salah satu panutan milenial, responnya ya cukup positif,” kata Eddy di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).
Ditambahkan Eddy, pihaknya telah berkomunikasi secara khusus dengan Al Ghazali soal permintaan tersebut. Kendati demikian, pembicaraannya dengan Al Ghazali belum sampai membahas masalah teknis.
“Tentu sudah ada karena bagaimana pun juga dengan keluarga kita lakukan komunikasi. Bagaimana bentuknya teknisnya gimana ya nanti kita serahkan ke mereka-mereka yang sudah lakukan pembicaraan,” lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
-
Seskab Teddy Ungkap Hasil Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo dan Efisiensi Anggaran
-
Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Pancasila: Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang
-
Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian
-
Wapres Gibran Melayat Almarhum Ryamizard Ryacudu di Gedung Kemhan
-
Presiden Prabowo: Pancasila Adalah Cetak Biru Sistem Ekonomi Nasional
Terpopuler
-
Nadiem Makarim Terharu Ratusan Sopir Ojol Padati Sidang Pleidoi Kasus Chromebook
-
Kemenhaj Ingatkan Jamaah Haji: Dilarang Bawa Air Zamzam di Koper Bagasi dan Kabin
-
Seskab Teddy Ungkap Hasil Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo dan Efisiensi Anggaran
-
Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Saling Serang
-
Ratusan Rumah Hangus, Warga Korban Kebakaran Kemayoran Mulai Diungsikan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo