Matamata.com - Ria Ricis baru saja berkunjung ke sekolahnya sewaktu menempuh pendidikan SMA. Dalam kesempatan tersebut, Ria Ricis bertemu dengan beberapa gurunya.
Mereka kemudian berbincang-bincang sembari bernostalgia membicarakan masa lalu. Tak hanya itu, aib Ria Ricis saat SMA juga turut dibongkar dalam kesempatan tersebut.
Ria Ricis meminta para guru untuk membongkar perilakunya saat SMA dulu. Pertama kali yang mendapat giliran ialah guru Matematika. Namun saat menyebutkan, guru matematika tersebut keceplosan mengatakan bahwa Ria Ricis sewaktu SMA mengenakan seragam seksi.
"Modelling, berbaju seksi," ujar Ibu Senja.
Namun keterangan guru matematika Ria Ricis tersebut di sensor. Saat SMA, Ria Ricis memang tidak menyukai pelajaran Matematika. Bahkan Ria kerap berdebat dengan gurunya.
"Tapi kan cantikan begini kan buk," ujar Ria Ricis.
Kemudian hal tersebut diiyakan oleh guru-guru lain yang ada disana.
"Matematika waduh, zero," lanjut Ibu Senja.
"Kita selalu berantem dulu," tambahnya.
"Dan dulu kalau belajar matematika aku selalu pusing dan kalau disuruh ke depan aku nggak mau," jawab Ria Ricis.
Kemudian Ria Ricis bercerita bahwa dirinya sempat menego kepada sang guru agar tidak usah ada pelajaran matematika.
"Kamu baru keluar aja udah matematika. Sampai ku bilang jangan poles aja muka mu," ujar guru matematika Ria Ricis.
"Ibuk yang namanya modeling kan harus dipoles," bantah Ria Ricis.
Lebih lanjut guru matematika Ria Ricis tersebut memberikan sebuah sindiran.
"Jangan muka aja, otak juga perlu dipoles," ujar Ibu Senja.
Kemudian sampai kepada guru bahasa inggris yang membocorkan perilaku Ria Ricis sewaktu SMA. Ria kerap mengaku tak pernah membeli make up di YouTube channelnya. Namun, siapa sangka sewaktu SMA tas Ria Ricis dipenuhi dengan alat make up yang banyak.
"Yang saya inget kalau pas dia di razia tasnya make up, hape," ujar guru bahasa inggris.
Kemudian Ria Ricis melanjutkan berkeliling sekolah dan meladeni swafoto murid-murid yang ada disana.
Tag
Berita Terkait
-
Otorita IKN Siapkan Layanan Pendidikan Terpadu TK-SMA di KIPP
-
Austria Sahkan Lagi Larangan Jilbab untuk Siswi di Bawah 14 Tahun, Menuai Kritik dan Ancaman Gugatan
-
Selamat! Oki Setiana Dewi Resmi jadi Dosen Tetap S3 UMJ
-
Prabowo Tegas Hadapi Pengusaha Nakal, Pengamat: Bukti Keberpihakan pada Rakyat
-
LKS 2025 Kini Terbuka untuk SMA dan MA, Kemendikdasmen Dorong Talenta Inklusif dan Adaptif Digital
Terpopuler
-
Kepala BRIN Ajak Sektor Industri Kolaborasi Manfaatkan Riset Dalam Negeri
-
BGN Minta SPPG Putus Kerja Sama dengan Mitra yang 'Mark-up' Bahan Baku MBG
-
GP Ansor: Sertifikasi Halal Tetap Wajib dalam Perjanjian Dagang RI-AS
-
Uji Hafal Lagu bareng Bapak, Paint My Love Siap Bergema di Prambanan Jazz Festival 2026
-
12 Tahun Prambanan Jazz: Hadirkan NIKI dalam Perayaan Sukacita di Candi Prambanan
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano