Matamata.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menginstruksikan percepatan pembukaan lowongan kerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk lulusan SMA/sederajat. Langkah ini diambil guna merespons tingginya minat pelamar sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga operasional lapangan yang mendesak.
"Kita percepat (rekrutmennya)," ujar Purbaya saat ditemui usai menghadiri sidang debottlenecking di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Terkait waktu pelaksanaan, Purbaya memberi sinyal bahwa proses rekrutmen akan dimulai dalam waktu dekat. Ia menargetkan pembukaan pendaftaran dapat dilakukan pada bulan ini, meskipun jadwal pastinya masih akan dikonfirmasi kembali dengan jajaran terkait.
Purbaya mengungkapkan bahwa rencana rekrutmen ini sebenarnya sudah lama digulirkan, namun pelaksanaannya terus tertunda.
"Nanti saya cek lagi. Itu wacananya sudah lama, cuma saya tanya kok tidak dieksekusi-eksekusi," tegasnya.
Berbeda dengan penerimaan CPNS reguler untuk jenjang Sarjana (S1) yang lebih diarahkan pada posisi manajerial, formasi kali ini akan difokuskan sepenuhnya pada tenaga teknis di lapangan. Menkeu menekankan pentingnya membangun "pasukan" lapangan yang kuat untuk mendukung kinerja pengawasan dan pelayanan DJBC.
"Ini didesain untuk di lapangan. Kalau yang (jalur) S1 kan arahnya jadi pimpinan, naik terus jadi bos. Akhirnya tenaga di lapangannya kita kurang. Jadi kita membentuk pasukan di lapangan dengan lulusan SMA," jelas Menkeu.
Sebelumnya, Bendahara Negara tersebut menginformasikan bahwa kuota yang akan dibuka untuk posisi tenaga lapangan DJBC ini berjumlah sekitar 300 lowongan. Penambahan personel ini diharapkan mampu menutup celah keterbatasan tenaga operasional yang selama ini menghambat performa di titik-titik pengawasan. (Antara)
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Targetkan Penerbitan Panda Bonds 1 Miliar Dolar AS Tahun Ini
-
Menkeu Purbaya Kantongi Komitmen Pendanaan 17 Miliar Dolar AS dari AIIB
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Tumbuh 34 Persen, Belanja Negara Mei 2026 Didorong Program Makan Bergizi Gratis dan Bansos
Terpopuler
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
Luhut Sarankan Badan Gizi Nasional Sempurnakan Program Makan Bergizi Gratis secara Bertahap
-
Prabowo Umumkan Peluncuran B50 Juli 2026, Targetkan RI Swasembada Energi
-
Presiden Prabowo di Penas KTNA XVII Gorontalo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung RI
-
Anggaran Irigasi Pertanian 2026: Wamentan Sudaryono Targetkan Swasembada Pangan
Terkini
-
Luhut Sarankan Badan Gizi Nasional Sempurnakan Program Makan Bergizi Gratis secara Bertahap
-
Prabowo Umumkan Peluncuran B50 Juli 2026, Targetkan RI Swasembada Energi
-
Presiden Prabowo di Penas KTNA XVII Gorontalo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung RI
-
Anggaran Irigasi Pertanian 2026: Wamentan Sudaryono Targetkan Swasembada Pangan
-
Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Harus Bebas Perpeloncoan dan Trauma