Matamata.com - Kirana Larasari harap-harap cemas menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU terkait pencalonan dirinya sebagai caleg.
"Saya deg-degan nunggu hasil KPU," kata Kirana Larasati di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2018).
Tapi apapun hasilnya nanti, Kirana Larasati yakin itu yang terbaik. Yang jelas, jika berhasil duduk di kursi parlemen, dia berjanji akan meninggalkan panggung hiburan lantaran ingin fokus sebagai anggota DPR.
"Kalau saya ditakdirkan masuk parlemen maka saya akan sepenuhnya di politik karena etiknya seperti itu, saya dibayar juga untuk rakyat," ujarnya.
"Tapi kalau saya belum ada kesempatan di parlemen tentu saja saya harus bekerja. Apapun itu tidak akan membuat saya berhenti memiliki kepedulian tinggi ke kehidupan sosial di Indonesia," ujarnya lagi.
Meski deg-degan, pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini meminta agar masyarakat tak terbawa emosi atas hasil perhitungan cepat (quick count) dari beberapa lembaga survei.
Masyarakat kata dia, harus menunggu hasil perhitungan suara dari KPU.
Suara.com/Suci Febriastuti
Baca Juga
Berita Terkait
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Anggota DPR Desak KPU Evaluasi Verifikasi Pencalonan Buntut Kasus Ijazah Palsu
-
Thomas Kofiaga Desak KPU dan Bawaslu RI, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Data Sirekap Kabupaten Tambrauw
-
Malangnya Giring Ganesha, Gagal Jadi Caleg dan Ditolak Reuni dengan Nidji: Boro-boro, Udah Nggak Sempet!
-
Aldi Taher Ngaku Lolos ke Senayan: Sehat Ustaz?
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo