Matamata.com - Putri Enda Ungu, Zara Leola, menjadi salah satu penyanyi pendatang baru saat ini. Meski baru, karier Zara Leola di dunia tarik suara terbilang moncer.
Sebagai ayah, Enda tentu begitu bersyukur. Dia merasa doanya dikabulkan oleh Tuhan.
"Setiap melihat Zara berkarier, gue alhamdulillah. Melihat Zara punya karier yang bagus adalah doa yang terjawab. Doa itu teman sejati kita," kata Enda di kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Padahal, Enda melanjutkan, dirinya selama ini tak pernah memaksa sang putri mengikuti jejaknya di dunia musik. Dia selalu membebaskan pilihan Zara.
"Kalau musik itu kemauan dia. Gue tinggal mengikuti kemauan dia saja. Beruntungnya gue kompak aja sama dia," katanya.
Soal bakat Zara dibilang menurun dari dirinya, Enda punya pendapat lain. Justru dia tak setuju dengan anggapan seperti itu.
"Aku tidak menyetujui seni mengalir lewat darah. Kenapa Zara bisa? Karena musik itu doktrin. Memainkan musik itu adalah sesuatu yang nikmat banget kalau bisa. Nggak ada yang nggak bisa main musik, semua bisa," ujar Enda.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
Indosiar Buka Audisi 'Band Academy', Siap Lahirkan Talenta Muda di Industri Musik
-
Ungu Persembahkan Single Religi 'Pulang Pada-Mu', Kerinduan Hamba Kepada Tuhan-Nya di Tengah Hidup Yang Sibuk
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Bersanding dengan Raisa, Band 'The Subsidiz Tampil Memukau Penonton
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo