Matamata.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang menyoroti dua program acara di ANTV, yakni Pesbukers Ramadhan dan Sahurnya Pesbukers. MUI bahkan meminta program tersebut dihentikan karena berkali-kali ditegur tak ada iktikad baik pembenahan.
Menanggapi hal itu, Corporate Communication Manager ANTV, Ichwan Murni mengatakan, pihaknya menyambut baik masukan dari MUI. Namun, kedua tayangan Pesbuker tersebut tetap akan ditayangkan.
"Tidak ada penghentian program, Pesbukers akan tayang sesuai dengan jadwal semula," kata Ichwan Murni kepada Suara.com, Kamis (30/5/2019).
Menurut Ichwan, ke depannya, pihaknya akan melakukan perbaikan pada dua program tersebut. Terkait artis-artis pengisi program, tidak ada teguran dari MUI yang perlu ditindaklanjuti.
"Iya, perbaikan konten saja, kalau dari MUI tidak ada teguran untuk para artis," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Masduki Baidlowi mendesak siaran tersebut dihentikan. Hal tersebut disampaikan kepada wartawan di kantornya pada Selasa (28/5/2019) lalu.
"MUI minta otoritas bidang penyiaran memberi sanksi berat pada dua program ini dengan menghentikan program, mengingat tak terlihat adanya iktikad baik pembenahan," kata Masduki
KH Masduki Baidlowi juga meminta kepada masyarakat, khususnya kepada anak muda untuk tidak menonton Pesbukers. "Dunia iklan juga disarankan tidak mendukung program yang tidak mendidik dan berselera rendah seperti ini," ujarnya.
Desakan untuk dihentikan dikeluarkan berdasarkan penilaian MUI yang menyebut Pesbukers banyak menampilkan adegan dan dialog kurang pantas. Apalagi, saat ini masih dalam suasana Ramadan.
Suara.com/Yuliani
Berita Terkait
-
MUI Tegaskan Sapi Kurban Banpres Pakai APBN Sah Secara Syariat dan Konstitusi
-
MUI Bertemu Dubes Arab Saudi, Tegaskan Indonesia Tolak Segala Bentuk Penjajahan
-
3 Jam Bahas Geopolitik Global, Presiden Prabowo Ajak Ulama Perkuat Persatuan Nasional
-
Redam Dampak Konflik Global, Presiden Prabowo Perkuat Solidaritas Bersama Ulama
-
LPPOM MUI Ingatkan Pemerintah Terapkan Aturan Halal Setara untuk Produk Impor AS
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo