Matamata.com - Kabar duka kini tengah menyelimuti hati Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya sang istri tercinta, Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (1/6/2019) di National University Hospital Singapura.
Tak hanya keluarga besar, kepergian Ani Yudhoyono juga menyisakan duka yang mendalam di hati masyarakat.
Jenazah Ani Yudhoyono ini akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kali Bata, Jakarta Selatan. Menariknya, makam Ani Yudhoyono ini berada tepat di depan makam Hasri Ainun Habibie, istri presiden ke-3 RI BJ Habibie.
Hal ini diketahui dari unggahan salah satu akun gosip @lambe_turah.
Dalam unggahan tersebut, nampak penggali kubur tengah menggali liang lahat tepat di depan makam Hasri Ainun Habibie.
Terlihat beberapa awak media yang turut meliput proses penggalian liang lahat makam Ani Yudhoyono ini.
Diketahui kondisi Ani Yudhoyono sempat menurun akibat demam tinggi. Wanita kelahiran 6 Juli 1952 tersebut telah dirawat di Singapura sejak awal Februari lalu karena menderita penyakit kanker darah.
Berita Terkait
-
SBY Hadiri Haul ke-9 Haji Mochamad Thohir di Masjid At-Thohir Depok
-
SBY Dirawat di RSPAD, Tetap Semangat Melukis Meski Tangan Diinfus
-
Viral, Makam Komedian Nurul Qomar Amblas dan Tak Terurus: Warga Pertanyakan Peran Keluarga
-
Susilo Bambang Yudhoyono Masuk Daftar Pengisi Festival Musik Pestapora, Pak SBY Bakal Nyanyi Apa?
-
Nabila Ishma Curhat Momen Sedih Kehilangan Eril, Malah Kena Sindir Nitizen: Ini Istrinya Bukan?
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo