Matamata.com - Nama baik Ifan Seventeen seakan tercoreng akibat pemberitaan lelaki 36 tahun itu digerebek bersama seorang perempuan, di sebuah apartemen. Tidak saja Ifan yang kecewa, pihka keluarga juga keberatan dengan pemberitaan tersebut.
"Kami pihak keluarga yang lebih kecewa, kok dibilang seperti gerebek gitu aja," kata Ferdi, kerabat Ifan Seventeen saat dijumpai di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Ferdi menuding ada pihak yang sengaja membesar-besarkan masalah ini. Menurutnya, kedatangan Ifan Seventeen hanya untuk bersilahturahmi dengan teman SMA yang disebut-sebut bernama Citra Monica.
"Pada dasarnya begini, yang namanya kita datang ketemu teman silatuhrahmi nggak salah dong. Di video juga kan beda kamar itu," jelasnya.
Tak hanya itu, soal kata gerebek juga masih dikeluhkan pihak keluarga lantaran kata tersebut berarti negatif untuk Ifan Seventeen. Sebab, apabila Ifan digerebek sudah seharusnya diamankan pihak berwajib.
"Kalau digerebek ditahan dong? Orang nggak ada apa-apa. Mas Ifan nggak ada hal negatif, apalagi bulan Ramadan. Orang tadi pagi sama saya orangnya. Mas sendiri tahu lah namanya juga media sering cari hal-hal sensasi," ujarnya.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Direktur Utama PT PFN, KPK Tunggu Laporan Harta Ifan Seventeen
-
Rayakan Anniversary ke-3, Ifan Seventeen dan Citra Monica Dinner Romantis di Pinggir Pantai
-
Pembangkangan PM Israel Bikin Joe Biden Frustasi hingga Hilang Kesabaran di Konflik Gaza
-
Bongkar Perasaan Kecewa, Happy Asmara Kesal: Menghargai Itu Omong Kosong!
-
Putranya Putus Dari Millen Cyrus, Ibu Lionel Lee Ngaku Kecewa
Terpopuler
-
Beradegan 'Panas' Perdana, Elina Joerg Bangga Serial 'Love & 10 Million Dollars' Raih MURI
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo