Matamata.com - Roro Fitria untuk kedua kalinya merayakan Hari Raya Idul Fitri di balik jeruji besi.
Namun, lebaran Roro Fitria kali ini terasa begitu memilukan. Bagaimana tidak, ia harus menikmati Hari Raya Idul Fitri di dalam penjara dan tanpa kehadiran ibunda yang telah meninggal dunia.
"Dia nangis," kata Asgar Hasrat Sjafrie kuasa hukum Roro Fitira, saat dihubungi Suara.com, Minggu (9/6/2019).
Bahkan menurut Asgar, kondisi kliennya saat ini tergolong memprihatinkan. Roro Fitria disebut merasa terpuruk karena tinggal di dalam tahanan.
"Kondisinya sangat memprihatinkan. Secara fisik tidak apa-apa, di dalamnya dia jatuh," tutur Asgar.
Walau terpuruk, Asgar memastikan kondisi kliennya dalam keadaan sehat. "Secara mental dia kuat-kuatkan," sambung Asgar.
Seperti diketahui, Roro Fitria diputus bersalah dan divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Gelar Pasar Murah di Monas Sore Ini, Ada 100 Ribu Kupon Belanja Gratis
-
KPK Larang Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik 2026: Itu Benturan Kepentingan!
-
Menkeu Tambah Penempatan Dana SAL Rp100 Triliun, Perbankan Lebih Fleksibel Salurkan Kredit
-
Stok BBM Lebaran 2026 Aman, Komisi VII DPR Puji Kinerja Pemerintah
-
Jumlah Penumpang Whoosh Naik 11,3 Persen Selama Angkutan Lebaran 2026
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo