Matamata.com - Roro Fitria mengaku sudah tak tahan lagi mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Karena itu, ia mendesak tim kuasa hukumnya untuk segera mengurus remisi dan Pembebasan Bersyarat (PB).
Hal tersebut diutarakan Roro Fitria dalam surat yang ditujukan ke pengacaranya, Asgar Sjarfi. Isi surat tersebut ditunjukkan Asgar Sjarfi kepada awak media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).
"Mohon bapak Asgar dan semua tim kuasa hukum Nyai bekerja dengan maksimal berkenaan pengurusan remisi serta PB/Pembebasan Bersyarat dengan segera. Sehubungan Nyai sudah amat sangat letih dan sedih di penjara," tulis Roro Fitria.
Tak sampai di situ, Roro Fitria juga mengungkap kerinduannya terhadap keluarga dan panggung hiburan Tanah Air. Ia rupanya sudah tak sabar ingin kembali eksis.
"Nyai kangen ingin berkumpul kembali dengan keluarga, merawat makam mama serta ingin segera berkreasi seni kembali di dunia entertaiment," sambung Roro Fitria.
Seperti diketahui, Roro Fitria divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Oktober 2018. Ia dianggap melanggar Pasal 112 Ayat 1 UU No. 35 2009 tentang Narkoba.
Roro Fitria pun sempat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Namun, banding tersebut ditolak dan dirinya harus tetap melaksanakan hukuman awal yang ditetapkan hakim.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Indonesia-UEA Kaji Kebijakan Bebas Visa dan Penambahan Rute Penerbangan Langsung
-
PrabowoPutin Bahas Bebas Visa dan Dukungan Nuklir dalam Pertemuan Tiga Jam di Kremlin
-
Pemerintah Optimistis Komoditas Unggulan RI ke AS Bebas Tarif
-
Ammar Zoni Berpeluang Bebas Lebih Cepat? Ini Penjelasan Pengacara dan Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Ngenes! Lebaran Idulfitri 1445 H di Penjara, Ammar Zoni Tak Ada yang Menjenguk
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo