Matamata.com - Nikita Mirzani mendadak membahas soal simbol jempol tangan yang dijepit di antara jari telunjuk dan tengah di akun Instagram-nya.
alih-alih cabul, Nikita Mirzani membeberkan panjang lebar soal simbol kejepit yang menurutnya sama sekali tak berkonotasi negatif.
Seperti diketahui, seseorang menunjukkan simbol jempol kejepit yang dianggap kasar untuk menunjukkan kekesalannya kepada seseorang.
"Mungkin loe bertanya tanya, apa sih arti Jempol Kejepit? kenapa orang pake buat ekspresiin ketika mereka kesel? negatif atau positifkah arti jempol kejepit? mari kita bahas!
Kalau ditarik kebelakang sejarah jempol kejepit itu sangat panjang bahkan ini sudah trend ketika jaman majapahit bayangin ya jaman majapahit ketika loe semua belum jadi embrio malah, jadi yang ngaku gaul dan keren ketika pasang tangan dengan jempol kejepit, eh dongo! gue kasih tau ya, itu udah dipake waktu hayam wuruk masih jadi raja!
Meriam Jagur
Sejarang singkatnya gini, pembesar Majapahit, Pamandana didekati perempuan gila. Dia memberi isyarat penuh makna: menjepit jempol tangan kanannya di antara jari telunjuk dan jari tengah. Kisah ini termuat dalam novel sejarah Majapahit: Bala Sanggrama karya Langit Kresna Hariadi.
Isyarat penuh makna tersebut jelas rekaan dan anakronisme. Sebab, bukti dari isyarat cabul itu baru terdapat pada meriam Si Jagur di Museum Fatahillah, Jakarta. Meriam ini terbuat dari hasil melebur 16 meriam kecil, sebagaimana tulisan Latin pada meriam itu: Ex me Ipsa renata sVm (dari saya sendiri aku dilahirkan kembali). Julukan si Jagur sendiri diambil dari nama benteng suci Portugis, St Jago de Barra. Yang menarik, ada ciri unik pada meriam itu. Ada tangan dengan ibu jari terjepit yang tampak pada bagian belakang meriam tersebut.
Ada juga yang menyebut simbol juga berarti wanita yang memakai gelang mutiara di pergelangannya. Mengapa dibentuk seperti itu? “Itu bahasa Portugisnya ‘mano in figa’, maksudnya lambang kepercayaan dan kesuburan, dan juga untuk mengejek orang Belanda yang saat itu menjadi musuh besar Portugis” Kendati sudah sejak lama tak ada lagi yang meminta kesuburan kepada Si Jagur, yang membekas di ingatan banyak orang adalah simbol sanggama: mano in fica.
Kesimpulanya kenapa banyak yang menganggap negatif simbol ini karena masyarakat lebih tahu simbol ini adalah simbol senggama padahal apabila kita melihat sejarah yang ada itu bukan simbol senggama melainkan adalah meriam yang dipercaya memiliki kekuatan magic dan sering dipakai orang ritual meminta kesuburan, paham ora? apa masih bilang ini simbol cabul? dongo!," tulis Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Tegas Meta: Kepatuhan Berantas Judi Online Tak Sampai 30 Persen
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Ariel Tatum Tak Tertarik Buat Konten Eksklusif di Instagram, Ini Alasannya
Terpopuler
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
KSP Muhammad Qodari Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
-
Fadli Zon Respons Putusan PTUN Jakarta Terkait Gugatan Isu Pemerkosaan Mei 1998
-
Srikandi Paspampres Unjuk Gigi dalam Upacara Kawal Istana Merdeka Spesial Hari Kartini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo