Matamata.com - Musisi Glenn Fredly menyambut baik dicabutnya Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas DPR RI.
"Ya buat saya sih yang seperti saya bilang dalam konferensi pers kemarin harus ada jalan baru ya. Saya menyambut baik, artinya keputusan itu ditarik karena itu datangnya kan inisiatifnya dari legislatif gitu," katanya saat dijumpai di kawasan Senopati, Jakarta Selatan Kamis (20/6/2019).
Glenn belum bisa berkomentar banyak ihwal rencana diadakan musyawarah besar (Mubes) musisi se-Indonesia pasca-penarikan RUU Permusikan. Wacana Mubes ini sebelumnya disampaikan Anang Hermansyah, musisi sekaligus anggota DPR.
"Wah itu belum pasti, belum ada pembicaraan yang sampai sana lebih jauh. Tapi yang jelas tahun ini akan ada konferensi musik yang kedua, jadi kolaborasi dan kerjasama itu mungkin akan tertuang di dalam konferensi musik Indonesia yang kedua nanti di tahun ini," ujarnya menjelaskan.
Namun Glenn sependapat jika musisi Indonesia harus duduk bersama pasca-dicabutnya RUU Permusikan. Sebab kata dia, yang paling tahu tentang industri musik adalah pelakunya sendiri.
"Untuk bisa membicarakan tentang pembenahan mengenai masalah tata kelola industri RUU permusikan itu sendiri," kata Glenn Fredly.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Mimpi Bertemu Suami Tercinta Glenn Fredly, Mutia Ayu : Serasa bertemu pacar!
-
Dari Tingkah Laku hingga Aroma Tubuh, Mutia Ayu Ungkap Sang Putri Makin Plek Ketiplek Mendiang Glenn Fredly
-
Terbaru Perankan Mendiang Glenn Fredly, Ini 10 Film Marthino Lio
-
Perkara Kambing Makan Bunga Tabur di Makam Glenn Freadly Bikin Netizen Heboh: Positif Thinking Aja
-
Adakah Selebriti yang Meninggal di saat Puncak Karier?
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo