Matamata.com - Pengacara Aldwin Rahadian membantah bakal menjadi kuasa hukum Galih Ginanjar dalam melawan Fairuz A Rafiq terkait kasus pernyataan soal ikan asin.
Pasalnya beredar kabar, Galih Ginanjar akan menggelar jumpa pers bersama Aldwin Rahadian dan timnya untuk menanggapi laporan Fairuz A Rafiq pada hari ini (2/7/2019). Dugaan itu pun diperkuat setelah foto mereka beredar di jagat maya.
"Saya baru didatangi dan diajak bicara juga diminta bantuan, hanya saja saya belum putuskan (menjadi pengacaranya atau tidak). Dan itu sekarang nggak ada preskon," ujar Aldwin Rahadian dalam pesan singkat kepada wartawan.
Dia beralasan tidak bisa menangani kasus Galih Ginanjar karena harus pergi ke luar negeri.
"Karena saya Minggu ini akan ke luar negeri agak lama, jadi nampaknya saya tidak bisa," kata Aldwin Rahadian.
Aldwin Rahadian cuma menyarankan supaya lelaki 31 tahun itu bisa segera berdamai dengan Fairuz A Rafiq. Dia ingin permasalahan itu pun bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Saya hanya sempat menyarankan untuk diselesaikan baik-baik," ucap Aldwin Rahadian.
Seperti diketahui, Fairuz A Rafiq resmi melaporkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik pada Senin (1/7/2019). Selanjutnya, Galih Ginanjar dan istrinya, Barbie Kumalasari kepergok menggelar pertemuan bareng sejumlah pengacara, termasuk Aldwin Rahadian.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Wapres Gibran Borong Pakis hingga Ikan Asin
-
6 Artis Berseteru dengan Mantan Pasangan, Terbaru Dewi Perssik dan Saipul Jamil
-
10 Artis Punya Banyak Haters, Ada yang Dibenci karena Keseringan Halu
-
Demi Curi Perhatian King Faaz, Galih Ginanjar Banting Setir Jadi DJ
-
Galih Ginanjar Banting Stir Jadi DJ, Berusaha Curi Perhatian King Faaz: Paling Enggak Dia Lihat Karya Aku
Terpopuler
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
-
Pemprov DKI Siapkan Anggaran LPDP Khusus Jakarta Rp100 Miliar untuk Tahun Depan
-
Italia Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran
-
KPK Limpahkan Berkas Tersangka Terakhir Kasus Suap Bea Cukai ke Jaksa
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo