Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan blusukan ke Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (23/8) pagi. Dalam kunjungannya, Gibran menyempatkan diri membeli sejumlah komoditas lokal, mulai dari sayur pakis hingga ikan asin.
Kehadiran Wapres disambut antusias pedagang dan warga sekitar, meski lorong pasar terbilang sempit. Masyarakat tetap berusaha mendekat untuk melihat lebih dekat sosok orang nomor dua di Indonesia itu.
Salah seorang pedagang sayur, Nuraini (27), mengungkapkan bahwa ia menawarkan pakis kepada Gibran yang sebelumnya mengaku belum pernah mencicipi sayuran khas Kalimantan tersebut.
“Tadi (Wakil Presiden) belanja pakis. Saya kenalkan pakis karena enggak pernah makan pakis katanya. Saya bilang ini khas Kalimantan, susah carinya harus di hutan,” ujar Nuraini.
Dalam kesempatan itu, Gibran membeli 10 ikat pakis seharga Rp5 ribu per ikat, lebih murah dari harga normal Rp10 ribu per ikat. Ia juga memborong lima ikat petai seharga Rp30 ribu, yang seluruh pembayarannya diberikan melalui amplop kepada Nuraini.
Selain sayuran, Gibran turut membeli dua kilogram ikan asin.
“Beli ikan asin 2 kilo (gram). Harganya Rp240 ribu, per kilonya Rp120 ribu,” ungkap Aweng, pedagang ikan asin.
Tak hanya berbelanja, Gibran juga mendengar langsung keluhan pedagang terkait tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok.
“Harapannya selepas kunjungan hari ini bisa lebih murah karena lagi mahal semua di Pontianak ini, seperti bawang-bawangan,” kata Toni, pedagang bawang di Pasar Flamboyan. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Tinjau Pasar Mardika Ambon, Tekankan Pentingnya Perbaikan Rantai Pasokan Pangan
-
Wapres Gibran: Reshuffle Kabinet Sudah Dihitung Matang oleh Presiden Prabowo
-
Gibran dan Selvi Panen Lobster Ekspor di Batam, Harga Tembus Rp400 Ribu per Kilo
-
Grab Tegaskan Ojol yang Bertemu Wapres Gibran Benar Mitra Asli
-
Harta Wapres Gibran Capai Rp27,5 Miliar, Tak Punya Utang
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional