Matamata.com - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Pasar Mardika Ambon, Maluku, pada Selasa (15/10) sore untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pokok. Kehadiran Wapres disambut meriah oleh ribuan warga yang memadati area pasar.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak rombongan Wapres tiba hingga meninjau beberapa titik di kawasan pasar. Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi Gubernur Maluku, Wali Kota Ambon, Kapolda Maluku, dan Pangdam XVI/Pattimura. Rombongan meninjau harga komoditas di Gedung Pasar Mardika hingga Pasar Ikan Arumbae.
“Paling tidak beliau mengecek harga, dan memang harga kebutuhan pokok di Kota Ambon agak meningkat. Cabai, bawang merah dan putih, kemudian juga yang lain. Beliau menyampaikan bahwa yang harus kita lakukan adalah memperbaiki mata rantai pasokan,” kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di Ambon.
Gibran juga berdialog langsung dengan para pedagang mengenai kenaikan harga cabai, bawang merah, dan bawang putih. Menurut Wali Kota, sebagian besar kebutuhan pokok di Ambon masih dipasok dari luar daerah. Karena itu, Wapres menekankan pentingnya memperkuat rantai pasokan agar harga tetap stabil.
Selain meninjau harga, Gibran berharap para pedagang dapat berjualan tertib di dalam gedung utama pasar, terutama di lantai dua yang selama ini dikeluhkan sepi pengunjung.
Menjelang akhir kunjungan, suasana haru menyelimuti pasar ketika para pedagang dan warga secara spontan menyanyikan lagu “Gandong e” sebagai bentuk penghormatan kepada Wapres Gibran. Lagu itu menggema di seluruh area pasar, menutup kunjungan dengan nuansa hangat dan penuh keakraban.
Sebelumnya, Wapres juga meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Waai di Kabupaten Maluku Tengah untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan energi di kawasan timur Indonesia. PLTMG Waai merupakan salah satu objek vital nasional yang berperan penting dalam pasokan listrik bagi masyarakat Maluku.
Usai dari Ambon, Gibran dijadwalkan melanjutkan agenda ke RSUD AG Renuat Maren di Kota Tual serta Pasar Langgur di Kabupaten Maluku Tenggara pada Rabu (15/10). (Antara)
Berita Terkait
-
Menko Pangan Tegaskan Swasembada Pangan Menyangkut Hak Rakyat dan Kesejahteraan Petani
-
Wamentan Sudaryono: Produksi Pangan Dalam Negeri Naik, Impor Beras Ditutup Rapat
-
Wamentan: Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Serapan Komoditas Pertanian dan Investasi Pangan
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Mentan Amran Sulaiman Bongkar Mafia Proyek dan Permainan Benih Kementan Rp3,3 Miliar
Terpopuler
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Mendag Teken Aturan Baru PMSE: Pedagang Online Wajib Berizin, Bisnis Ride-Hailing Turut Diatur
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
Terkini
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Mendag Teken Aturan Baru PMSE: Pedagang Online Wajib Berizin, Bisnis Ride-Hailing Turut Diatur
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini