Matamata.com - Potret kesederhanaan keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah memang suka bikin netizen kagum.
Setelah kain jarik yang digunakan Sarwendah untuk menggendong Baby Thania, kini giliran ramuan tradisional Sarwendah yang jadi sorotan.
Netizen dibikin salah fokus dengan sesuatu yang menempel di dahi Sarwendah. Beberapa netizen langsung mengenali kalau itu dinamakan pilis.
"Padahal mba Sarwendah tajir melintir tapi tradisionalnya masih dipake.... Indonesia banget," puji netizen.
"Hebat Sarwendah, di jaman serba modern, masih menggunakan ramuan tradisional," netizen lain ikut memuji.
"Keren banget ibu ini, mempertahankan ramuan tradisional, pake pilis," ungkap netizen lainnya.
Seperti diketahui, pilis ini merupakan campuran rempah-rempah tradisional. Bentuknya bubuk yang dijadikan kompres kepala.
Beberapa netizen juga ikut menjelaskan kegunaan pilis di kolom komentar postingan Ruben Onsu, Rabu (3/7/2019).
"Itu kata org jawa disebut pilis mba biar nggak ngantukan, karena orang habis lahiran katanya nggak boleh tidur pagi makanya dikasih pilis gitu biar seger matanya," jelas netizen.
Matamata.com pun melansir dari berbagai sumber, kalau pilis ini manfaatnya untuk mengurangi rasa sakit kepala dan pusing yang sering terjadi pada ibu setelah melahirkan.
Berita Terkait
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Ayah Sarwendah Meninggal Dunia, Syarief Khan Ucapkan Bela Sungkawa
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo