Matamata.com - Sang Pendiri Warkop DKI, Rudy Badil meninggal dunia Kamis (11/7/2019) setelah mengalami pendarahan di otak. Indro Warkop sebagai satu-satunya anggota Warkop yang masih hidup mengenang masa-masa kejayaan Warkop DKI atas arahan mendiang.
Salah satunya adalah ketika Rudy Badil membuat resensi komedi dalam rangka ajang SEA Games 1997.
"Kami 'Warkop' atas usaha, kreasi dia. Mungkin satu-satunya pelawak yang bikin resensi komedi, selama 10 hari berturut-turut dalam rangka Sea Games tahun 1997," kata Indro saat di jumpai di rumah duka Rumah Sakit Dharmais, kawasan Jakarta Barat, Kamis (11/7/2019).
"Kita memparodikan semua Sea Games itu ke cerita kita, kita hubungin ke politik segala macam, di lembar pertama harian Kompas, judulnya 'Warta Warkop'. Itu atas inisiatif dia," ujarnya lagi.
Sebagaimana diketahui, Rudy Badil meninggal pada Kamis pagi tadi karena mengalami pendarahan di otak. Dia dilarikan ke rumah sakit pada Senin (8/7/2019) setelah ditemukan terjatuh di kamar mandi akibat terserang stroke.
Suara.com/Revi Cofans Rantung
Berita Terkait
-
Indro Warkop Ungkap Hidup Sederhana Meski Putra Jenderal: Mobil Enggak Punya, Ayah Cuma Cicil Rumah
-
Indro Warkop Tegaskan Pentingnya Netralitas, Singgung Komedian yang Rangkap Jabatan di PASKI
-
Poster Film Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet Resmi Rilis, Indra Jegel dan Rigen Dibuat Penasaran
-
Biayai Kebutuhan Anak Dono, Indro Warkop Gantikan Peran Ayah
-
Huru-hara Pemilu 2024, Indro Warkop Singgung Kecerdasan Pemilih
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo