Matamata.com - Sunan Kalijaga berencana mencekal anaknya, Salmafina lewat Kantor Imigrasi Pusat di Jakarta. Pertanyaannya, apakah mungkin permohonan cekal dilakukan secara pribadi?
Alamasyah Hanafiah, pengacara yang pernah mengawal kasus OC Kaligis ini menjelaskan hanya ada4 institusi yang memiliki hak untuk mengusulkan pencekalan terhadap seseorang.
"Yang berhak meminta pencekalan itu ada empat institusi. Menteri Keuangan, Kejaksaan, Menkumham, dan KPK. Di undang undang ada tiga, ditambah satu KPK," terang Alamsyah Hanafiah lewat sambungan telepon.
Ditambahkan Alamsyah Hanafiah, Kantor Imigrasi Imigrasi bisa saja melakukan pencekalan tanpa permohonan kalau orang tersebut memiliki permasalahan imigrasi atau permasalahan hukum lainnya.
"Dia (Sunan Kalijaga) bisa saja melapor ke imigrasi, kalau orang yang dia maksud untuk dicekal membahayakan. Misalnya membawa senjata api. Kalau nggak ada masalah hukum nggak bisa, itu hak azazi orang untuk berpergian ke luar negeri. Apalagi kalau anaknya ini sudah dewasa, sudah pernah menikah," jelas Alamsyah Hanafiah.
Menurut Alamsyah Hanafiah, imigrasi juga tidak bisa berbuat sewenang-wenang soal pencekalan.
"Jad imigrasi tidak bisa berbuat sewenang-wenang, karena (masalah Sunan dengan Salmafina) itu hukum privat. Nah sedang kan imigrasi ini hukum publik," tutur Alamsyah Hanafiah.
Berita Terkait
-
Barbie Kumalasari Dampingi Sunan Kalijaga Jadi Lawyer Korban KDRT, Sisi Lainnya Terungkap di Kolom Komentar
-
Nyaris Besanan, Sunan Kalijaga dan Gilbert Lumoindong Pernah Tukar Pikiran: dari Hukum sampai Urusan Setan
-
Pernah Jadi Calon Mantu, Salmafina Ungkap Sifat Asli Gilbert Lumoindong: Bukan Bermaksud Membela
-
Salmafina Sunan Ikut Lebaran, Sinyal Kembali ke Islam?
-
Di Depan Ka'bah, Sunan Kalijaga Doakan Salmafina Kembali ke Islam
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo