Matamata.com - Kabar duka tengah menyelimuti dunia hiburan dan sastra Indonesia. Seorang sastrawan besar, Arswendo Atmowiloto meninggal dunia pada hari ini, Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 17.50 WIB karena sakit kanker kantung kemih yang telah dideritanya selama setahun kurang lebih.
Tiara, anak ketiga Arswendo Atmowiloto menyebut bahwa ayahnya meninggal dengan tenang. Keluarga pun ikhlas melepaskan agar ayah tak rasakan sakit lagi.
"Memang sudah sakit lama, sakit kanker kantung kemih dan sudah cukup lama, setahunan lebih. Dan hari ini sekitar pukul 17.50 WIB meninggal. Meninggalnya tenang, baik, senyum dan sekarang sudah nggak sakit lagi," kata Tiara, saat ditemui di rumah duka di Kompleks Kompas, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).
Tiara pun mengaku tak memiliki firasat akan ditinggalkan ayahanda untuk selamanya. Keluarga pun pasrah pada kehendak-Nya.
"Nggak ada, nggak ada apa-apa. Baik-baik aja semua. Pokoknya memang sudah kehendak Tuhan. Sudah jalannya demikian," tuturnya.
Arswendo Atmowiloto meninggal dunia di usia 70 tahun. Meninggalkan tiga anak dan enam orang cucu, saat ini, jenazah sang sastrawan masih disemayamkan di rumah duka, Kompleks Kompas B-2, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.
Misa Requiem sekaligus pelepasan jenazah akan dilaksanakan di Gereja St Matius Penginjil, Paroki Bintaro, Pondok Aren pada hari Sabtu, 20 Juli 2019, pukul 10.00.
Berita Terkait
-
Sapardi Djoko Damono Telah Persiapkan Makam sebelum Meninggal
-
Nyesek! Anak Ungkap Kenangan Terakhir dengan Sapardi Djoko Damono
-
Kabar Duka, Penyair Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia
-
Cerita Seno Gumira Ajidarma Soal Momen Terakhir dengan Arswendo Atmowiloto
-
Ngefans dengan Mendiang Arswendo Atmowiloto, Olga Lydia: Karyanya Cerdik!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo