Matamata.com - Meninggalnya Arswendo Atmowiloto tentunya menyisakan duka yang mendalam bagi dunia sastra Indonesia. Sastrawan, jurnalis senior serta sutradara ini meninggal dunia karena penyakit kanker prostat.
Tak hanya di dunia sastra, peran Arswendo Atmowiloto ternyata juga sangat besar di kalangan artis. Salah satunya yang merasakannya ialah Inul Daratista.
Dalam unggahannya, Inul Daratista mengenang jasa Arswendo Atmowiloto semasa hidupnya.
Ternyata jasa Arswendo Atmowiloto di hidup Inul Daratista sangat besar. Berkat ide Arswendo Atmowiloto, Inul Daratista berhasil memiliki rumah mewah di Pondok Indah.
''RIP oom wendojasamu tak akan pernah aku lupakan
Engkau salah satu org yg bs membuat aku akhirnya berjuang kuat bertahan d jakarta,krn idemu juga aku bs punya rumah megah dipondok indah.''
Lebih lanjut, Inul Daratista juga mengenang pernah satu sinetron dengan Arswendo Atmowiloto.
''punya kenangan sinetron yg booming di era’nya fenomenal KENAPA HRS INUL.''
Lebih lanjut, Inul Daratista juga mengaku banyak ilmu dari mendiang Arswendo Atmowiloto.
''byk cerita disana kau buat utkkubyk ilmu yg engkau berikan pdku.
Selamat jalan oom wendo,doaku menyertaimu
,'' tulis Inul Daratista dalam unggahannya.
Berita Terkait
-
Lesti Kejora Diterpa Masalah Hukum Terkait Lagu 'Buaya Buntung', Inul Daratista Buka Suara
-
Istana Bagi Asisten Rumah Tangga: Inul Daratista Buka Fakta Soal Fasilitas Mewah Kamar dan Gaji Fantastis 12 ART
-
Inul Daratista Gaji 12 ART di Atas UMR: Mereka Sudah Seperti Keluarga
-
Inul Daratista Ungkap Sosok Titiek Puspa, Dapat Emas hingga Jadi Panutan Penampilan dan Sikap
-
Titiek Puspa Wariskan Peninggalan Tak Ternilai untuk Inul Daratista
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo