Matamata.com - Kriss Hatta dihadirkan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penganiayaan yang membelitnya. Kriss dihadirkan bersama enam tersangka lainnya.
Mengenakan baju tahanan warna oranye dan dalam hitam, Kriss Hatta terlihat berada di barisan paling kanan. Di sebelahnya, tampak petugas polisi bersenjata laras panjang dan penutup wajah warna hitam.
Di barisan belakang, wajah Kriss Hatta tampak tegang saat polisi memberikan keterangan pers kepada wartawan.
Belum sebulan menghirup udara bebas, presenter Kriss Hatta sudah ditangkap lagi oleh Polda Metro Jaya. Penangkapan Kriss dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
"Iya benar (sudah ditangkap)," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (24/7/2019).
Menurut Argo, Kriss ditangkap terkait kasus penganiayaan terhadap seorang lelaki bernama Anthony Hilenaar. Sampai sekarang, pemandu acara Uang Kaget itu masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polda Metro Jaya.
"Nanti ya dijelaskan," kata Argo.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Usut Kasus Dugaan Penganiayaan PRT oleh Mantan Istri Komedian
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Andrie Yunus KontraS, Anggota BAIS TNI Ditahan, DPR Minta Transparansi
-
Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Oknum Brimob Aniaya Anak hingga Tewas
Terpopuler
-
Usai Raih Penghargaan MURI, Band Dadali Hadirkan Lagu 'Tanpa Dirimu di Sisiku'
-
Perempuan Cantik dan Bertalenta, Ikut 'Audisi Miss Indonesia 20th' di Jakarta
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo