Matamata.com - Ijazah Barbie Kumalasari sebagai pengacara hingga kini masih menjadi buah bibir masyarakat.
Bahkan beberapa waktu yang lalu Barbie Kumalasari sampai dilaporkan mengenai ijazah palsunya ini.
Namun, laporan tersbeut kini sudah dicabut. Pengacara Barbie Kumaalsari mengklaim bahwa masalah dugaan ijazah palsu kliennya sudah selesai.
"Saya pikir untuk masalah ijazah, advokat, semuanya sudah clear. Kita sekarang fokus terhadap penahanan Galih," ujar Pengacara Barbie Kumalasari saat ditemui awak media.
Bahkan Barbie Kumalasari mengaku bahwa dirinya aktif menjadi lawyer. Hanya saja momen tersebut tidak diekspose di media.
"Kalau aku kan nggak pernah di ekspose ya, bukan tipe pengacara yang suka nanganin kasus di ekspose gitu," paparnya.
Bahkan Barbie Kumalasari mengklaim bahwa dirinya diminta untuk menjadi pengacara artis.
"Kegiatanku kan banyak banget gitu. Terus memang aku tuh apa-apa kita tanganin. Maksudnya gini ada hal yang perlu bicara di media ada juga yang enggak. Banyak banget kemarin teman-teman artis minta aku jadi pengacara gitu. Tapi aku kan kegiatanku banyak, gitu jadi nggak cuma fokus di lawyer aja," jelas Barbie Kumalasari.
Berita Terkait
-
Jadi Pengacara, Teuku Ryan Merasa Kesulitan soal Bahasa di Sinetron 'Istiqomah Cinta'
-
Jusuf Kalla Lapor Bareskrim, Seret Nama Rismon Sianipar Soal Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
-
Rismon Sianipar Akui Keaslian Ijazah Jokowi, Ajak Roy Suryo Edukasi Terbuka
-
Gibran Peluk Rismon Sianipar di Istana: Kita Saudaraan, Enggak Ada Apa-apa Lagi
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
Terpopuler
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo