Matamata.com - Gempa berkekuatan 7,4 SR melanda Banten pada Jumat (2/8/2019) dan getarannya terasa hingga Jakarta. Banyak orang panik dengan gempa, namun hal tersebut rupanya tidak berlaku untuk aktor Abimana Aryasatya.
Meski tak meremehkan gempa, namun Abimana Aryasatya mengaku bisa mengambil banyak pelajaran dari sebuah gejala alam.
"Kalau gempa ya wajar ya, karena posisi (geografis) kita. Ya berhati-hati saja. Stay safe semuanya. Kalau saya sih menikmati gempa, saya selalu menikmati kesusahan," kata Abimana Aryasatya, ditemui di Jakarta, Sabtu (3/8/2019).
"Karena kalau kita bisa menikmati kesusahan berarti kebahagiaan akan bisa lebih dinikmati," sambung bintang film Gundala ini.
Abimana Aryasatya mengaku tidak panik dengan datangnya gempa dan dan lebih beradaptasi dengan keadaan. Menurut aktor 36 tahun ini, terpenting kita harus selalu mawas diri.
"Yang penting bersama-sama keluarga, Ya hati-hati saja, jaga diri" imbuhnya mengimbau.
Berita Terkait
-
Abimana dan Morgan Oey Ceritakan Rumitnya Syuting Laga 15 Menit di Ghost in the Cell
-
Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi di Sulawesi Utara Pulih 100 Persen Pascagempa
-
Pemerintah Imbau Warga Jauhi Pantai, Antisipasi Tsunami Dampak Gempa Rusia
-
Taiwan Diguncang Gempa Besar, Audi Marissa Khawatir dengan Nasib Keluarga Anthony Xie
-
200 Orang Korban Gempa Jepang Tewas, 28 Ribu Jiwa Masih Mengungsi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo