Matamata.com - Baru sebentar menghirup udara bebas, Kriss Hatta kembali ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Anthony Hillenaar. Proses perdamaian keduanya berjalan dengan cukup alot.
Kendati demikian, keduanya akhirnya sepakat untuk berdamai.
Oleh sebab itulah, Ibunda Kriss Hatta sudah menyiapkan sapi untuk kurban.
"Lebih baik dari sekarang, kita sama-sama cabut laporan. Jadi kita lagi usaha biar Kriss Hatta bisa keluar hari Minggu. Itu yang lagi dikejar hari ini."
"Besoknya sebelum ditangkap, kan dia udah beli qurban Sapi ya, jadi dia berharap bisa keluar pas Hari raya," lanjut ibu Kriss Hatta.
Sayangnya, rencana tersebut tidak berjalan dengan lancar. Kriss Hatta hingga kini belum bisa bebas karena terkendala proses administrasi.
Maka sebab itulah, niat kurban sang ibu dengan Kriss Hatta terpaksa harus ditunda.
"Kemarin aku lagi nggak fokus kesitu. Kurban akan dilaksanakan setelah Kriss keluar," ujar Ibunda Kriss Hatta.
Berita Terkait
-
Kasus Andrie Yunus KontraS, Anggota BAIS TNI Ditahan, DPR Minta Transparansi
-
Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Oknum Brimob Aniaya Anak hingga Tewas
-
Paspampres Pastikan Pelaku Penganiayaan Ojol di Kembangan Bukan Anggotanya
-
Hotman Paris Dinyinyiri usai Sumbang Sapi Kurban: Uang dari Bisnis Club, Halal Kah?
-
Dituding Telat Bayar Gaji Pengasuh yang Aniaya Anaknya dan Jadi Motif, Ini Bantahan Aghnia Punjabi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo