Matamata.com - Keluarga Nunung membenarkan memang ada aset Nunung yang dijual namun itu sudah dilakukan jauh sebelum ada kasus narkoba yang menimpanya.
Aset yang dijual itu pun bukan rumah atau tanah seperti yang diisukan baru-baru ini. Melainkan sawah Nunung di Solo.
Kerabat Nunung dari Solo pun membeberkan kalau penjualan sawah itu karena sudah tak produktif dan dekat dengan tol.
Putra Nunung, Bagus Permadi, menambahkan sawah itu dijual untuk membiayai keperluan keluarga Nunung.
"Itu memang untuk biaya adikku kuliah dan sebagian untuk keluarga yang ditanggung sama mamah (Nunung)," ungkap Bagus Permadi.
Tak hanya itu, hasil penjualan aset itu juga untuk kurban Hari Raya Idul Adha dan donasi di sebuah lembaga HIV/AIDS Solo.
Seperti diketahui Rabu (7/8/2019), polisi mengumumkan hasil assesment Nunung. Saat konferensi pers, polisi mengumumkan bahwa Nunung akan menjalani proses rehabilitasi.
Berita Terkait
-
Komedian Nunung Bangga Masuk Nominasi 'Anukom 2025', Ingin Srimulat Punya Generasi Penerus
-
Nunung Ungkap Kisah Pilu: Rekening Mendadak Kosong, Anak Justru Tagih Utang Apa Enggak Tambah Pusing?
-
Perjuangan Masa Kecil Nunung, Saking Susahnya Ngemil Saja dari Nasi yang Dijemur, Makan Bakso Cuma Kuahnya Tapi Nikmat
-
Nunung Dijuluki Pelawak Kaya, Ternyata Pernah Kesulitan Ekonomi, Sampai Mencuri Makanan di Warung
-
Lepas Dari Belenggu Kanker, Nunung Bagikan Semangat Lawan Penyakit Kanker
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo