Matamata.com - Ada yang berubah dari wajah Baim Wong sepulang dari tantangan bertahan hidup di pulau tak berpenghuni di wilayah Guangzhou, Cina. Wajahnya terbakar hingga ruam di sekitar mukanya.
"Kalau merah pasti lah (kebakar) matahari semuanya, di matahari terus," kata Baim Wong di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).
Suami Paula Verhouven itu mengaku kesulitan bertahan hidup di sana. Sebab, tak ada hewan untuk diburu di hutan sehingga pilihan mereka hanya memancing ikan.
"Ikan, kerang. Ada satu orang kita editor bawa snack kadang kalau nggak ini (nafsu makan) saya makan snack. Susah lah berat," jelasnya.
Dia pun menuturkan tantangan hidup selama di sana. Salah satunya, saat menemukan lapangan luas.
"Takut binatang buas pas kita nemu tanah lapang kosong pas kita mau ke sana takut. Takut jadi pusat kan, kita nggak tahu di sana ada harimau atau apa," pungkasnya.
Seperti diketahui, Baim dan ketiga editornya berangkat ke pulau kosong yang terletak di Guangzhou, China selama tiga hari. Baim Wong berangkat pada Kamis (8/8/2019) lalu dan memulai tantangannya sejak (11/8/2019) di pulau tersebut.
Berita Terkait
-
14 Hari Tayang, Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' Garapan Baim Wong Tembus 1 Juta Penonton
-
Hadirkan 8 Lagu, Wawan Woker Rambah Dunia Tarik Suara
-
Paula Verhoeven Rayakan Momen Ceria Bersama Anak-Anak, Penampilan Kiano dan Kenzo Jadi Perhatian
-
Kimberly Ryder Buka Suara Soal Isu Dekat dengan Baim Wong: Saya Nggak Cari Pasangan!
-
Ramai Tuduhan Perselingkuhan, Ucapan Lawas Marshanda Soal Baim Wong Kembali Jadi Sorotan
Terpopuler
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Transformatif Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo