Matamata.com - Krisna Mukti memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk di BAP berkaitan dengan kasus Baim wong & lucky perdana terhadap Astrid QQ Production di dampingi Lawyer Didit Widjayanto.
"Hari ini saya sebagai penguat bahwa benar di awal Baim mencalonkan diri sebagai caleg, saya mengetahuinya. Kalaupun akhirnya Baim nggak jadi caleg di partai yang baru mungkin Astrid yang bisa beri keterangan," buka Krisna Mukti pada awak media.
"Baim membintangi iklan kampanye partai tersebut, otomatis jadi kader," tambahnya.
Krisna Mukti mengaku dibom 16 pertanyaan oleh polisi. Dia juga berpendapat kalau Baim agak menyepelekan kasus ini.
"Menurut saya Baim agak menyepelekan, jadi kasus ini terjadi agar Baim mulai menganggapnya serius," tegasnya.
Sebelumnya, Astrid merasa ditipu oleh dua artis tersebut. Padahal dia sudah memfasilitasi keduanya untuk menjadi calon legislatif (Caleg). Di situ mereka sepakat untuk bagi hasil uang dari partai. Tapi, Baim Wong memilih mundur jadi Caleg namun tetap bergabung sebagai ikon partai.
Pihak QQ Production menilai Baim Wong dan Lucky Perdana sudah menerima uang dari partai yang bersangkutan. Sayangnya, mereka menolak membagi hasil dengan pihak manajemen. Astrid pun mengaku atas kejadian ini sudah merugi ratusan juta rupiah.
Berita Terkait
-
Hadirkan 8 Lagu, Wawan Woker Rambah Dunia Tarik Suara
-
Bertabur Bintang, 'Anugerah LSF 2025' Hadirkan 18 Kategori Nominasi
-
Paula Verhoeven Rayakan Momen Ceria Bersama Anak-Anak, Penampilan Kiano dan Kenzo Jadi Perhatian
-
Kimberly Ryder Buka Suara Soal Isu Dekat dengan Baim Wong: Saya Nggak Cari Pasangan!
-
Cinta Kuya Sering Jadi Korban Bully, Astrid Kuya Bongkar Luka Lama Putrinya: Ternyata Sudah Pendam Sejak Kecil
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo