Matamata.com - Perihal baru sekarang menyerang balik seterunya, Farhat Abbas, Hotman Paris akhirnya buka-bukaan alasannya. Hotman sengaja diam karena ingin tahu lebih dulu video porno mana yang dijadikan Farhat Abbas sebagai bukti laporannya di Polda Metro Jaya.
Diketahui Farhat sebelumnya melaporkan Hotman atas tuduhan penyebaran video mesum lewat media sosial.
"Saya nggak pernah tahu video porno yang mana. Makanya saya nunggu dulu sampai saya dipanggil penyidik, supaya saya tahu video porno yang mana," kata Hotman di Polda Metro Jaya, Senin (26/8/2019).
Hotman pernah mendengar seolah-olah dia dan asisten pribadinya yang jadi pemeran dalam video mesum tersebut. Tapi saat diperlihatkan oleh penyidik, apa yang dikira Hotman salah.
"Katanya yang di video porno itu Hotman Paris dan sekretarisnya, tapi waktu saya di BAP klarifikasi (soal video porno) tampangnya bukan tampang orang Indonesia, tampangnya orang luar negeri," kata Hotman Paris.
Tapi apapun itu, Hotman Paris membantah pernah unggah video porno melalui Instagramnya. Dia berdalih ponselnya hilang saat berada di Bali.
"Mana mungkin seorang Hotman Paris memasukan video porno di IG saya yang folowernya 3,8 juta dengan keluarga yang hebat-hebat, anak yang lulusan Inggris semua. Mana mungkin!," kata Hotman Paris.
Hotman sendiri telah melaporkan balik Farhat Abbas pada 14 Agustus lalu atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
Selain itu, dia juga melaporkan Andar Situmorang. Hotman Paris tak terima disebut Andar mengonsumsi narkoba. (Ismail)
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo