Matamata.com - Terhadap musibah kebakaran hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan, presenter Uya Kuya berharap pemerintah memberi perhatian khusus.
Pasalnya dampak dari kebakaran hutan menyebabkan wilayah tersebut diselimuti kabut asap dan belakangan kualitas udara semakin memburuk dan mengganggu kesehatan.
"Itu harus jadi kondisi luar biasa untuk jadi perhatian pemerintah," kata Uya kuya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, (17/9/2019).
Lelaki bernama asli, Surya Utama itu, khawatir dengan penduduk sekitar akan terkena dampak kabut asap. Seperti diketahui orang akan terkena infeksi saluran napas atau yang lebih dikenal dengan ISPA bila terlalu banyak menghirup polusi.
"Ya harus cepat disikapi lah, karena kasian juga. Karena itu bisa jadi ISPA kan udah ada bayi yang meninggal juga, bisa jadi penyakit itu," tutur Uya.
Seperti diketahui daerah Sumatra dan Kalimantan sampai saat ini masih diserang kabut asap. Bahkan keadaan semakin memburuk karena menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, seperti mata pedih, iritasi kulit, sesak napas hingga ISPA. Tak hanya itu, aktivitas di luar rumah juga terganggu. Sejumlah sekolah diliburkan hingga jadwal penerbangan pun dibatalkan karena kabut asap.
Berita Terkait
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Kabar Duka, Ayah Presenter Gilang Dirga Meninggal Dunia
-
Bangun 23 Villa Senilai Rp 12 Miliar, Vicky Prasetyo Rambah Bisnis Wisata
-
Uya Kuya dan Sherina Sepakat Damai soal Polemik Kucing
-
Harta LHKPN Capai Rp 1 Triliun, Raffi Ahmad Diduga Lakukan Pelanggaran Pajak
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo