Matamata.com - Billy Syahputra sempat terjebak di tengah-tengah aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di kawasan Senayan pada Senin (30/9/2019) malam.
Saat itu, Billy Syahputra sedang bermain sepak bola di kawasan Senayan. Tiba-tiba lampu sorot lapangan padam gelap gulita, rupanya para pendemo mulai memasuki kawasan tersebut.
"Tiba-tiba karena ada rusuh, perusuh masuk ke lapangan, lampunya dimatiin. Kami sempat tertahan sejenak," kata Billy Syahputra, saat ditemu di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).
Ketika situasi mulai kondusif, Billy Syahputra akhirnya akhirnya pulang menggunakan sepeda motor. Tak jauh dari lapangan bola ternyata dia terjebak di tengah-tengah aksi rusuh antara mahasiswa dan aparat kepolisian.
"Singkat cerita pas pulang dari main bola banyak banget itu kerusuhan. Jadi pas Billy lewat banyak banget demo besar-besaran," ungkap adik almarhum Olga Syahputra ini.
Melihat kejadian itu, lelaki 38 ini sempat mengabadikan momen tersebut dalam video Instagram. Hingga akhirnya dia ditegur oleh sesorang untuk tidak mengambil video.
"Pas banget gue lagi ada di tengah-tengah kerusuhan. Dan juga di situ ada mobil ada motor juga, gue iseng aja (mengambil video). Terus ada negur, 'pak, mas jangan ngerekam' gitu," ucap Billy.
"Dikasih tahu jangan dikamera (diambil video) gitu aja sih. Karena lagi kurang kondusif kondisinya," tutur Billy Syahputra. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Pengamat Sayangkan Pembubaran Diskusi Pejabat Negara di UGM: Kampus Harus Jadi Ruang Dialog
-
Hampir 90 Hari, Warga Teheran Turun ke Jalan Dukung Pemerintah Iran Lawan AS-Israel
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
Presiden Prabowo dan KSP Akan Hadiri Puncak Hari Buruh 2026 di Monas
-
Menlu RI: Evakuasi WNI di Iran Belum Diputuskan, Situasi Terus Dipantau
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo