Matamata.com - Widi Mulia mengomentari penampilan suaminya, Dwi Sasono, yang dapat peran sebagai transgender di film Pretty Boys.
Kata Widi, akting sang suami begitu natural memerankan transgender meski cuma tampil sebentar. Seorang aktor memang harus bisa mendalami karakter yang diperankan.
"Sebagai aktor kan meranin macem-macem. Kalau saya sih ketawa-ketawa aja nontonnya. Waktu itu dia (Dwi Sasono) kan cuma sebentar kan, buat sekilas. Jadi buat lucu-lucuan sih," kata Widi Mulia saat dijumpai di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan pada Rabu (2/10/2019).
Widi sendiri angkat topi untuk semua yang terlibat, terutama Desta dan Vincent sebagai pemeran utama.
"Saya ini ketawa-ketawa banget nonton Pretty Boys karena memang untuk orang yang mengikuti Vincent dan Desta sekian lama, ini film mereka banget," ujar dia.
Pretty Boys merupakan film perdana yang digarap Tompi. Film bergenre komedi itu tembus 500 ribu penonton dalam 11 hari penayangan di bioskop. (Revi C Rantung)
Berita Terkait
-
Anya Geraldine Punya Hikmah Usai Bintangi Film 'Mendadak Dangdut', Makin Sayang Orang Tua
-
Film Keluarga Super Irit, Adaptasi Komik Laris Korea Selatan Dibintangi Keluarga Dwi Sasono
-
8 Potret Twinning Widi Mulia dan Widuri, Posturnya Disorot Bak Kakak Adik
-
Biodata dan Agama Dwi Sasono, Pemain Paling Jago di Bahkan Voli
-
4 Karakter Utama di Film Budi Pekerti, Bakal Tayang di Toronto International FIlm Festival
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo