Matamata.com - Eko Patrio, salah satu komedian yang terjun ke dunia politik sejak 2009. Pun pria bernama lahir Eko Hendro Purnomo langsung melenggang masuk ke Senayan di tahun itu.
Eko Patrio menjadi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Di tahun 2009, suami Viona Rosalina menjadi wakil untuk daerah pemilihan Jawa Timur 8 (Kabupaten Nganjuk), kampung halamannya.
Kedua kalinya, Eko Patrio juga terpilih lagi di tahun 2014-2019 di dapil yang sama. Begitu pula untuk kali ketiganya, Eko kembali masuk Sanayan dan baru dilantik pada 1 Oktober 2019.
Tiga periode menjabat di DPR, ternyata kekayaan Eko Patrio pun meningkat. Memang bukan hanya penghasilan dari DPR saja, karena diketahui Eko juga punya banyak bisnis. Bahkan ia juga masih menggeluti dunia hiburan meski di balik layar.
Menengok website LKHPN, Eko Patrio melaporkan kekayaannya pada 2010 tepatnya tanggal 19 Juli sebanyak Rp 23,6 miliar.
Matamata.com cek dari tahun ke tahun, Eko Patrio kembali melaporkan total harta kekayaannya pada 31 Desember 2018. Yakni mencapai Rp 90,1 miliar.
Jadi terhitung dari awal Eko Patrio masuk DPR RI hingga kini kembali menjabat menjadi anggota dewan untuk ketiga kalinya, kekayaannya meningkat sebesar Rp 66,5 miliar.
Berita Terkait
-
PAN Minta DPR Hentikan Gaji Eko Patrio dan Uya Kuya
-
Sudah Dinonaktifkan! Publik Desak Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Mundur dari DPR
-
Eko Patrio Beri Restu kepada Verrell Bramasta dan Fuji: Sudah Bukan Zamannya Main-main Lagi
-
Pasca Operasi Batu Ginjal, Eko Patrio dan Akri Jelaskan Kondisi Parto di RS
-
Alasan Elly Sugigi Tidak Jadi Ikutan Nyaleg Diungkap Eko Patrio: Nggak Usah Lah Ya!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo