Matamata.com - Kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia, termasuk artis Wulan Guritno.
Walau tak mengetahui secara jelas kronologinya, ibu dua anak ini menyayangkan insiden tersebut. Menurut Wulan Guritno, kasus seperti ini harus diusut tuntas.
"Sempat tahu sih, sempat lihat (soal berita Wiranto ditusuk). Ya intinya suatu yang harus didalami lagi, kita bukan pakarnya, ahlinya," kata Wulan Guritno, saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019).
Wulan melanjutkan, "dan seperti bagaimana pun juga itu kejahatan. Bagaiamana pun juga Pak Wiranto atau siapapun yang pernah mengalami kejadian juga adalah masyarakat yang harus dilindungi."
Aktris 38 tahun ini juga mempertanyakan tim penjagaan untuk Wiranto. Bagi seorang menteri yang tengah berkunjung ke suatu daerah, seharusnya penjagaan lebih diperketat, agar tidak terulang kedua kali.
"Kita nggak mau juga turun dari mobil begitu, ya kan, sampai bisa terjadi ya diamati lagi. Keamanan dan kenyamanan di negara kita, lain sebagainya," ucap bintang film I am Hope ini. (Revi Cofans Rantung)
Berita Terkait
-
Istri Mantan Panglima TNI Wiranto Wafat di Bandung
-
Heboh Rumor Asmara Ariel NOAH dan Wulan Guritno, Begini Pengakuan Jujur Sang Aktris
-
Wulan Guritno Tanggapi Rumor Kedekatan dengan Ariel NOAH: Ingin Fokus Berkarya
-
Soal Asmara Beda Ekonomi, Sahila Hisyam Teringat Kisah Cinta Masa Sekolah
-
Sahila Hisyam Ngaku Diteror Pesugihan Danyang 'Mahar Tukar Nyawa'
Terpopuler
-
Hore Dapat Hadiah! Ratusan Warga Kota Tasikmalaya Kaget, Rumahnya Diketuk Tim 'Festival Tok Tok Buoy'
-
Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Pancasila: Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang
-
KPK Targetkan Pelimpahan Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Rampung Usai Musim Haji 2026
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Anggota DPR Ajak Gen Z Jaga Persatuan di Era Digital
-
Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo