Matamata.com - Terhitung sejak Senin (21/10/2019) malam, redaksi MataMata.com--media hiburan yang juga grup Suara.com--tak bisa mengakses kanal YouTube Matamatadotcom. Akun tersebut telah diretas.
Setelah berpindah tangan ke peretas, kanal tersebut tiba-tiba mengunggah empat video berbahasa Jepang.
Selain itu, beberapa video yang sebelumnya telah dipublikasi Matamatdotcom tiba-tiba menghilang.
Redaksi MataMata.com sendiri tak bisa mengakses kanal itu lagi lantaran telah dihapus sebagai administrator oleh pelaku.
Belum diketahui siapa hacker yang menyerang dan mengambilalih chanel Youtube Matamatadotcom.
Saat ini, pihak redaksi tengah berusaha me-reclaim atau memperoleh kembali otoritas untuk mengendalikan kanal tersbeut.
Sementara proses me-reclaim masih berjalan, konten dari kanal YouTube Matamatadotcom, terlebih yang bermuatan negatif, bukan menjadi tanggung jawab redaksi.
Kepada khalayak, redaksi MataMata.com meminta maaf atas peristiwa yang juga merugikan para pembaca serta subscribers kanal YouTube Matamatadotcom. (Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Berita Terkait
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Bahas Kebohongan dalam Hubungan di Kanal Youtube Barunya, Sarwendah Lagi Sindir Siapa?
-
Sisi Lain Desta yang Tidak Bisa Dilupakan Natasha Rizky: Keras di Mulut tapi Lembut di Hati
-
Aldi Taher Ciptakan Lagu untuk Desta dan Natasha Rizky, Terinspirasi Setelah Nonton YouTube Vindes
Terpopuler
-
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Terbit, Guru Non-ASN Lebih Tenang Mengajar
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II, Kuota 30 Ribu Peserta
-
MK Dengarkan Keterangan Ahli Terkait Gugatan Enam Perkara KUHP Baru
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo