Matamata.com - Pablo Benua menjadi buah bibir setelah tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (24/10/2019). Suami Rey Utami itu meminta izin kepada petugas untuk menunaikan ibadah salat zuhur, di Mesjid Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Setelah diberi izin lelaki asal Medan itu langsung mengambil air wudhu dan melaksanakan salat berjamaah. Selepas beribadah, Pablo Benua tidak banyak berkomentar. Dia hanya bersyukur telah melaksanakan salat zuhur.
"Alhamdulillah alhamdulillah," ujar Pablo Benua.
Disinggung kemungkinan sudah siap atau tidak untuk diserahkan kepada pihak kejaksaan, Pablo Benua mengaku siap lahir batin.
"Iya siap siap," tuturnya.
Seperti dikektahui, berkas kasus ikan asin Pablo Benua bersama Rey Utami dan Galih Ginanjar resmi P21. Kini, mereka tinggal menunggu waktu buat menghadapi sidang.
Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ikan asin. Mereka dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq gara-gara ucapan bau ikan asin yang dilontarkan Galih Ginanjar di akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua. (Sumarni)
Berita Terkait
-
DPR Ingatkan Hibah Motor Listrik BGN ke Guru Honorer Jangan Jadi Beban Baru
-
KPK Pastikan Tak Duplikasi Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis yang Ditangani Kejagung
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp10,27 Triliun, Ahmad Sahroni: Ini Standar Baru Pemberantasan Korupsi
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
Terpopuler
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo