Matamata.com - Menjadi pengacara kondang rupanya tak membuat Hotman Paris lantas bersombong diri. Bahkan ia nggak gengsi untuk membeli ikan asin.
Hotman Paris langsung membeli ikan asin di nelayan lho.
"Ancol di minggu pagi," tulis Hotman Paris dalam unggahannya.
Dalam video tersebut, ia kemudian menyapa seorang nelayan.
"Hallo, nelayan Pak Dargiman ya, dari Pantai Ancol. Pak tadi kan bapak sudah masuk ke tengah laut, kenapa bapak balik?," tanya Hotman Paris.
"Emang suara gue kedengaran," imbuhnya.
"Kedengaran sekali, pak. Saya yakin kalau (itu suara) Pak Hotman, pengacara kondang itu," kata Dargiman.
"Gitu ya, kenapa lu ngefans? Emang lo pernah ada perkara? Pernah cerai? Ada bini tiga atau empat," tanya Hotman.
"Maksudnya kalau ngurus (sebuah kasus) itu benar-benar bela rakyat gitu," terang Dargiman.
Setelah bercengkerama, Hotman Paris bertanya mengenai ikan nelayan Dargiman.
"Oh terus sudah habis ikannya? Coba video dulu. udah habis?" tanya Hotman Paris.
"Lagi kosong pak," jawab Dargiman.
"Hari ini dapat berapa penjualan?" tanya Hotman Paris.
"Dapat Rp 30 ribu," jawab Dargiman.
"Yang benar? Cuman Rp 30 ribu seharian?" kata Hotman.
"Benar pak, jujur pak," tegas nelayan tersebut.
Mendengar pengakuan nelayan tersebut, Hotman Paris lantas tergerak untuk memberikan tambahan uang. Hal ini karena awalnya Hotman juga membeli ikan asin di nelayan tersebut.
"Tadi ikan asin gue beli dari dia? Kalau gitu Rp 30 ribu, gue tambah Rp 100 ribu ya, pak," kata Hotman sambil mengambil uang dari dompetnya.
Sayangnya, niat baik Hotman Paris tersebut ditolak oleh sang nelayan.
"Enggak pak, enggak," kata Dargiman.
Berita Terkait
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan, Fokus Benahi Hulu dan Prioritaskan Nelayan Lokal
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Wapres Gibran Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Lampung Timur, Pastikan Fasilitas Modern Beroperasi
-
Menteri Trenggono Geram, Semprot Pelaksana Proyek KNMP Lombok Timur karena Kualitas Buruk
Terpopuler
-
Menlu RI Sugiono Sambut Kunjungan Resmi Menlu Turkiye di Jakarta
-
KPK Dalami Pengisian Kuota Haji PT Maktour, Periksa 4 Staf dan Panggil Fuad Hasan
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Menko Pangan Tegaskan Swasembada Pangan Menyangkut Hak Rakyat dan Kesejahteraan Petani
-
PLN Buka Suara Soal Tarif Listrik April-Juni 2026 dan Cara Cek Tagihan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo