Matamata.com - Barbie Kumalasari akui dirinya blasteran Belanda-Persia. Bahkan dia bisa membuktikan hal tersebut dari pembuluh darahnya yang besar setelah melewati pemeriksaan medis.
"Dokter-dokter juga pada tahu kok, lihat dari pembuluh darah gue besar-besar, kan orang Eropa," kata Barbie Kumalasari di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).
Selain itu, ciri lain yang memastikan Barbie Kumalasari berdarah campuran Belanda-Persia terlihat dari kulitnya yang putih dan matanya yang berwarna biru.
"Jadi kulitnya putih, memang beda lah. Keluarga mama ku kan matanya biru-biru, kakak-kakaknya juga. Ade gue kan cakep semua, sekeluarga cakep-cakep semua," terang Barbie Kumalasari.
Walau banyak orang yang tidak menerima dirinya berdarah campuran Belanda dan Persia, perempuan bernama asli Dewi Noor Kumalasari ini pun tidak peduli. Dia mengaku seperti itulah dirinya yang ditakdirkan lahir berdarah campuran luar negeri.
"Jadi sorry to say ya, memang itu apa adanya, kalau orang nggak terima ya terserah. Memang gue dilahirin begitu," tuturnya. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Justin Hubner Cetak Gol Debut, Selamatkan Fortuna Sittard dari Kekalahan
-
Prabowo Disambut Raja Belanda, Perkuat Hubungan Bilateral dan Kerja Sama Strategis
-
Titiek Puspa Dilarikan ke Rumah Sakit karena Pecah Pembuluh Darah
-
Dipeluk hingga Dicium, Barbie Kumalasari Disorot usai Kepergok Party Dikelilingi Pria: Ya Allah Gak Takut Digilir?
-
Barbie Kumalasari Dampingi Sunan Kalijaga Jadi Lawyer Korban KDRT, Sisi Lainnya Terungkap di Kolom Komentar
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo