Matamata.com - Jordi Onsu akhirnya angkat bicara kemungkinan damai dengan pemilik akun YouTube, Hikmah Kehidupan. Maklum, Jordi Onsu sudah resmi melaporkan akun tersebut ke polisi pada Senin (11/11/2019).
"Kalau dari aku sih gini. Aku orangnya datang dulu lah ke sini, maksudnya zaman sekarang handphone-nya saja yang pinter orangnya yang nggak (pinter) temuin sama kita," ujar Jordi Onsu, usai membuat laporan, di SPKT Polda Metro Jaya.
Lelaki 26 tahun ini berencana menanyakan tujuan akun YouTube Hikmah Kehidupan menyeret nama kakaknya, Ruben Onsu soal menjalani pesugihan agar bisnisnya laris manis.
"Iya mau nanyain kenapa dia berani menuliskan nama lengkap, apa motifnya, apakah mungkin motif lain, apakah ketidak sengajaan apa mungkin cari viewers jadi kita perlu klarifikasi ini bersama orang (yang bersangkutan)," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Jordi Onsu melaporkan akun YouTube, Hikmah Kehidupan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Laporan itu terdaftar dalam LP/7252/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.
Akun tersebut membuat video seakan-akan Ruben Onsu melakukan pesugihan agar bisnis Geprek Bensu-nya laris manis. Disitu, Dia mengutip terawangan Roy Kiyoshi yang sebelumnya ada di channel YouTube, Robby Purba.
Padahal, Roy Kiyoshi hanya menyebutkan inisial R tanpa nama. Tapi Jordi Onsu tetap kecewa gara-gara Hikmah Kehidupan menuliskan nama Ruben Onsu. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
-
Ruben Onsu Ungkap Kisah Hijrah dan Doa yang Selalu Dipanjatkan Sejak Menjadi Mualaf: Saya Hanya Ingin Ketenteraman Batin
-
Betrand Peto Rindukan Kebersamaan Keluarga, Ruben Onsu dan Sarwendah Siap Kompak untuk Hadiri Turnamen Mini Soccer
-
Ruben Onsu Siap Jalani Ibadah Haji: Klarifikasi Soal Biaya Fantastis dan Status Mualaf
Terpopuler
-
Beradegan 'Panas' Perdana, Elina Joerg Bangga Serial 'Love & 10 Million Dollars' Raih MURI
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo