Matamata.com - Apristiyah Devita akhirnya angkat bicara usai dituduh menjadi perebut laki orang alias pelakor dalam rumah tangga Guntur Triyoga dan Delia Yasmine.
"Saya nggak merasa begitu," ujar Apristiyah Devita, saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).
Karena itu, Apristiyah Devita tidak ambil pusing. Bahkan, pengusaha tajir ini mencoba menyikapinya dengan santai.
"Nggak. Karena saya nggak terlalu pikirin. Saya lebih fokus pada hal-hal penting saja," tutur Apristiyah Devita.
"Yang penting disekitar kita tahu yang sebenarnya. Jadi menurut saya nggak usah dipikirin karena saya fokus dengan hal-hal penting saja dalam hidup saya saja," sambungnya lagi.
Selanjutnya, Guntur Triyoga pun turut menimpali. Dia mengatakan istri barunya itu memang punya pikiran terbuka mengenai masa lalunya bersama Delia Yasmine.
"Jadi dia tipe orang yang open minded banget. Kalau menurut dia sesuatu itu nggak perlu dipikirin, ada hal yang lebih penting, ya dia mikirin yang lebih penting," kata Guntur Triyoga.
Seperti diketahui, Guntur Triyoga dan Apristiyah Devita resmi menikah pada 1 Desember 2019 di Intercontinental Hotel, Jakarta Selatan. Mereka naik pelaminan setelah tujuh bulan dekat.
Sebelumnya, Guntur Triyoga sudah menikah lebih dulu dengan Delia Yasmine. Dari situ, mereka dikaruniai satu orang anak. (Sumarni)
Berita Terkait
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo