Matamata.com - Aktor sekaligus presenter Darius Sinatrya ikut berkomentar terkait kekalahan telak 3 - 0 timnas Indonesia dari Vietnam dalam laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memoriam, Filipina, hari ini, Selasa (10/12/2019).
Menurut suami artis Donna Agnesia, pertahanan Indonesia melorot usai Evan Dimas ditarik keluar akibat cidera.
Selain itu, Darius juga menyorot soal keputusan wasit yang menurutnya tak jeli.
"Lepas dari beberapa keputusan wasit yang kurang jeli, Vietnam memang unggul di beberapa aspek dan sukses maksimalkan semua keunggulan mereka.
Sementara Indonesia setelah kehilangan Evan Dimas di tengah, malah terus terekspos kelemahannya dan menderita karena kalah cermat!," tulis Darius Sinatrya di Twitter-nya.
Indonesia berhasil masuk ke partai final usai mengalahkan Myanmar dengan skor 4 - 2. Sebelumnya, Indonesia berhasil menyingkirkan Thailand dan Laos dengan skor meyakinkan.
Sayangnya, mimpi Timnas Garuda Muda mempersembahkan medali emas di cabang Sepak Bola setelah 28 tahun digagalkan Vietnam.
Berita Terkait
-
China Jatuhkan Sanksi dan Larang Menhan Filipina Masuk Wilayahnya
-
Maung Garuda Presiden Prabowo Curi Perhatian Delegasi dan Warga di KTT ASEAN Filipina
-
Diaspora di Filipina Puji Perhatian Presiden Prabowo: Sosok Ramah dan Mendunia
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Dilepas Wapres Gibran
-
VinFast dan Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Jadi Gaya Hidup Terjangkau
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo