Matamata.com - Tuty Suratinah, aibunda artis Kriss Hatta menjawab rumor terkait anak perempuannya bernama Cyndyana Lorens yang disebut-sebut gundik salah satu Dirut Garuda Indonesia.
Tuty pastikan rumor ini fitnah.
"Mungkin kemarin anakku perempuan selalu diam dan Mamanya juga diam. Itu semuanya fitnah," kata Tuty Suratinah, saat menjenguk Kriss Hatta di LP Cipinang , Jakarta Timur, Senin (16/12/2019).
Tuty kecewa Cyndiana Lorens dibilang gundik Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara. Sebagai seorang pramugari, kata Tuty, gaji putrinya sangat kecil.
"Anak saya selama satu tahun ini aja nggak terbang. Enam bulan, cuma dapat gaji. Gaji pramugari itu nggak banyak, kecil," ucapnya.
Usai memberikan keterangan, Tuty minta publik berhenti membicarakan gosip Cyndyana Lorens sebagai gundik Bos Garuda.
"Jadi kalau pemberitaannya sampai simpang siur segala macam, itu fitnah. Kami sangat risih jika selalu dikaitkan," tutup Tuty Suratinah. [Herwanto]
Tag
Berita Terkait
-
Pindah-pindah Agama, Deretan Artis Ini Tuai Kritik hingga Cibiran
-
6 Artis yang Pernah Jadi Pramugari, Nomor Empat Dikenal dengan Adegan Syurnya di Film
-
Lesti Kejora Polisikan Rizky Billar, Kriss Hatta Pacari Anak di Bawah Umur
-
Kriss Hatta Pacari Anak 14 Tahun, Billy Syahputra Tepis Tuduhan Robby Shine
-
Pacari Remaja 14 Tahun, Komnas PA Tegas Minta Kriss Hatta Putus: Itu Melanggar Etika!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo