Matamata.com - Annisa Bahar mengungkapkan kondisi ibunda tercinta yang terbaring lemah di ruangan ICU karena koma. Kondisi itu sudah dialami sang ibu sejak sepekan terakhir.
Dua tahun belakang diketahui ibundanya tercinta berjuang melawan sakit stroke.
"Iya keadaannya kemarin koma, jadi harus masuk ruang ICU. Masih koma sudah mau seminggu," kata Annisa Bahar, saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2019).
Perempuan 43 tahun ini tak kuasa menahan tangis kekita meceritakan kondisi ibunda tercinta. Lantaran kini ibundanya sudah tidak bisa berkomunikasi.
"Iya masih seperti yang lama, stroke kan. Keadaannya kemarin-kemarin masih bisa komunikasi, sekarang nggak," ungkap Annisa Bahar.
Tangisan Annisa Bahar menjadi-jadi mengingat keadaan ibunda tersayang sudah tidak bisa makan sejak dua tahun belakangan. Akibatnya, badan ibundanya turun drastis.
"Nyokap kan makannya pakai selang sudah dua tahun. Ikut prihatin karena badannya makin kurus, kalau pakai selang makanannya kan nggak bergizi seperti kita orang sehat," ucap Anisa Bahar. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Ngeri! Rumah Annisa Bahar Penuh Gundukan Pasir dan Belatung, Diduga Santet
-
Rela Pakai Rok Mini buat Ketemu Tukul Arwana, Vega Darwanti: Biar Mas Cepet Sembuh
-
Muncul Lagi di TV usai Kena Stroke, Tukul Arwana Digoda Vega Darwanti: Senang Gak Mas Ketemu Aku?
-
Hamdan ATT Terserang Penyakit Stroke Sejak 2017, Begini Kondisinya
-
Mohon Doa, Betharia Sonata Kena Stroke Kini Dirawat di RS
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo