Matamata.com - Rumah Rian D'Masiv terendam banjir hingga pinggang orang dewasa, di kawasan Cileduk, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020).
"Jam 4 pagi air sudah masuk," kata Rian saat dihubungi, Rabu (1/1/2020).
Akibat banjir tersebut pelantun lagu Jangan Menyerah itu mesti merelakan lemari esnya yang hanyut terbawa oleh air.
"Kulkas dan lain-lain hanyut," ungkap pria berusia 33 tahun.
Bahkan sampai saat ini, Sri Ayu Murtisari, istri Rian D'MAsiv dan putrinya, Euralia Cassidy Rian belum diungsi kan dan masih berada di dalam rumahnya.
"Belum (ngungsi keluarga) masih terjebak di dalam," tutur Rian.
Sayang karena ada pekerjaan Rian terpaksa meninggalkan istri dan buah hatinya.
"Karena saya ada kerjaan jadi harus keluar rumah nerobos banjir," tuturnya. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Pakai Kaos John Mayer Di Konser Taylor Swift, Rian DMasiv Banjir Hujatan
-
Aldi Taher Girang Instagramnya Diblok Rian D'MASIV: Istri Gue Juga Pengin
-
Rian D'Masiv Pamerkan Isi Chat WA dengan Jae Park Eks DAY6, Tuai Pro Kontra Netizen
-
Rian D'Masiv Pamer Chat Dengan Jae Eks DAY6, Isi Obrolannya Bikin Salting
-
Manchester United Dibantai Brentford, Rian D'Masiv Ngamuk: Gua Bakar Jersey MU!
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo