Matamata.com - Hj Tien Wartini, ibunda Medina Zein, menjenguk putrinya di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020). Tak sendiri, ibunda Medina Zein itu ditemani oleh adik Medina.
Usai menjenguk sang putri, Tien Wartini mengatakan saat ini Medina Zein dalam kondisi sehat. Meski demikian, Tien menyebut bahwa Medina memang mengonsumsi obat secara rutin. Obat itu diketahuinya sebagai penyembuh gangguan penyakit bipolar yang dideritanya sejak empat bulan yang lalu.
"Ada capek sedikit harus minum obat, karena capek, banyak cita-cita. Karena bipolar sudah minum obat 3-4 bulan karena dia capek, banyak pikir ya," jelas Tien terbata-bata.
"Saya takut salah ya, maaf ya. Kenapa dari pengobatan itu, seperti apa, bagaimana," sambungnya.
Ia juga meminta doa agar istri Lukman Azhari tersebut segera pulang dan kembali berkumpul bersama anaknya yang masih bayi.
"Anak saya (di dalam) sehat, minta doanya agar segera kumpul bersama putranya, terutama yang bayi baru berusia tiga bulan," ujar Tien.
Menurut Tien, putrinya telah dididik dengan baik. Ia tak yakin Medina Zein mengonsumsi hal-hal yang dilarang.
"Anak saya dari dulu nggak pernah minum apa-apa atau makan apa-apa. Anak saya, saya didik," katanya menandaskan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Medina Zein ditahan kepolisian akibat dugaan penggunaan obat terlarang, Minggu (29/12/2019) lalu. Medina ditetapkan sebagai tersangka usai urinenya positif mengandung amfetamine. Orang-orang terdekat Medina mengatakan bahwa yang dikonsumsi Medina hanya obat happy five anjuran dari dokter karena sakit bipolarnya.
Berita Terkait
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
Terpopuler
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
-
KDM Alihkan Hadiah Sayembara Rp250 Juta untuk Masa Depan Korban Penyekapan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo