Matamata.com - Penyanyi Iwan Fals mengaku bingung melihat Rhoma Irama terjun ke ranah politik praktis. Padahal, pria 73 tahun itu sudah menyandang status sebagai Raja Dangdut.
"Iya kemarin sempet ketemu bang haji, saya tanya, 'Bang haji kok udah enak-enak jadi raja kok mau jadi presiden," cerita Iwan Fals saat menegur Rhoma Irama di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2020) malam.
Selanjutnya, pemilik nama asli Virgiawan Listanto ini juga mengungkapkan kekecewaannya kepada Rhoma Irama gara-gara itu. Soal itu, Iwan Fals punya alasannya sendiri.
"Saya termasuk salah satu yang sedih waktu beliau memutuskan buat partai, saya ingin beliau ada di kita (musik)," ungkapnya.
Kendati demikian, setelah mendengar alasan pelantun lagu Begadang itu, Iwan Fals akhirnya mengerti. Dia bahkan terkagum-kagum dengan Rhoma Irama.
"Saya diceritain panjang lebar kaget saya ternyata memang bakat beliau. Makanya saya nggak ragu nyanyi bareng sama bang haji, beliau seniman luar biasa, istimewa, penceramah, ustaz," puji Iwan Fals.
"Yang brengsek bukan politiknya tapi politisinya, mudah-mudahan bang haji bukan politisi. Kalau nggak, tidak mungkin dia punya suara seindah itu," sambungnya lagi. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Rhoma Irama Duet dengan JKT 48 di Puncak Perayaan HUT ke-31 Indosiar: Musik Itu Universal
-
Rhoma Irama Lelang Jas dan Sorban Puluhan Tahun untuk Korban Bencana Sumatera
-
Jadi Guru, Bucek Depp Harap Film 'Belum Ada Judul' Bisa Menginspirasi Generasi Muda
-
Menginjak Usia 50 Tahun, Kris Dayanti Mulai Kuliah, Ini Alasannya
-
Sambut Lebaran Idulfitri 1446 H, Ira Swara Beli Busana Kembar dengan Sang Anak
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo