Matamata.com - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi trio Ikan Asin: Galin Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.
"Mengadili satu menyatakan keberatan atau eksepsi dari para penasihat hukum terdakwa. Saya ulangi, menolak keberadan eksepsi dari para terdakwa," kata Ketua Majelis Hakim, Djoko Indiarto dalam sidang, Senin (20/1/2020).
Selain itu majelis hakim menolak pemindahan sidang ke Pengadilan Negeri Sidang Cibinong, seperti yang diminta tim kuasa hukum Trio Ikan Asin.
"Dua menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini," sambung hakim.
Hakim pun memerintahkan JPU untuk melanjutkan sidang berikutnya yang bakal diselenggarakan pada sidang berikutnya.
"Memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan pemeriksaan perkara nomor 1327/ krimsus/2019/PN Jakarta Selatan, atas nama para terdakwa tersebut menanggungkan biaya perkara sampai dengan putusan hakim," kata hakim.
Dalam sidang hakim juga berencana menjadwalkan sidang dua kali dalam satu minggu. "Biar perkara ini cepat selesai," ujar Djoko Indiarto.
Rencananya sidang akan kembali dilanjutkan pada 27 Januari 2020. (Ismail)
Berita Terkait
-
Pengen Punya Duit Rp4 Triliun Kayak Pablo Benua? Ini Rahasianya
-
Pablo Benua Siap Jadi Donatur Pondok Pesantren Al Zaytun: Saya Pasang Badan
-
Total Kekayaan Rey Utami Tembus Rp4 Triliun, Dirjen Pajak Disenggol
-
Rey Utami Artis Indonesia Paling Tajir 2023, Jajanin Kuli Bangunan Rp50 Juta!
-
Rey Utami Jadi Artis Paling Tajir 2023 Kalahkan Raffi Ahmad dan Agnez Mo, Dari Mana Sumber Kekayaannya?
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo